Kurikulum

Dalam halaman ini ditampilkan salah satu contoh kurikulum TKR

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1   Latar Belakang

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran, serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian  dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan, dan peserta didik. Oleh sebab itu, kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah.

Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada Standar Nasional Pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar Nasional Pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 (UU 20/2003) tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 (PP 19/2005) tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan kurikulum pada KTSP jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada SI dan SKL serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Selain dari itu, penyusunan KTSP juga harus mengikuti ketentuan lain yang menyangkut kurikulum dalam UU 20/2003 dan PP 19/2005.

Panduan yang disusun BSNP terdiri atas dua bagian.

 

Pertama, Panduan Umum yang memuat ketentuan umum pengembangan kurikulum yang dapat diterapkan pada satuan pendidikan dengan mengacu pada Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK dan KD) yang terdapat dalam SI dan SKL. Termasuk dalam ketentuan umum adalah penjabaran amanat dalam UU 20 Tahun 2003 dan ketentuan PP 19 Tahun 2005 serta prinsip dan langkah yang harus diacu dalam pengembangan KTSP.

 

Kedua, Model KTSP sebagai salah satu contoh hasil akhir pengembangan KTSP dengan mengacu pada SI dan SKL dengan berpedoman pada Panduan Umum yang dikembangkan BSNP. Sebagai model KTSP, tentu tidak dapat mengakomodasi kebutuhan seluruh daerah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan hendaknya digunakan sebagai referensi.

Panduan pengembangan kurikulum disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan kepada peserta didik agar dapat belajar untuk:

1.    beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

2.    memahami dan menghayati;

3.    mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif;

4.    hidup bersama dan berguna bagi orang lain; dan

5.    membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.

1.2   Landasan

1.2.1  Landasan Yuridis

 

1.    Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP, adalah  Pasal 1 ayat (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 32 ayat (1), (2), (3); Pasal 35 ayat (2);  Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 37 ayat (1), (2), (3); Pasal 38 ayat (1), (2).

2.    Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP, adalah Pasal 1 ayat (5), (13), (14), (15); Pasal 5 ayat (1), (2); Pasal 6 ayat (6); Pasal 7 ayat  (1), (2), (3), (4), (5), (6), (7), (8);  Pasal 8 ayat (1), (2), (3); Pasal 10 ayat (1), (2), (3); Pasal 11 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 13 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 14 ayat (1), (2), (3); Pasal 16 ayat (1), (2), (3), (4), (5); Pasal 17 ayat (1), (2); Pasal 18 ayat (1), (2), (3); Pasal 20.

 

3.    Permendiknas Nomor 22 tahun 2006 tetang Standar Isi

Standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Termasuk dalam SI adalah : kerangka dasar dan struktur kurikulum, Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran pada setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah.

 

4.    Permendiknas Nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan

SKL merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan sebagaimana yang ditetapkan dengan Permendiknas No. 23 Tahun 2006. Standar Kompetensi Lulusan terdiri dari SKL satuan pendidikan (SMK), SKL Kelompok mata pelajaran yang mencakup : Agama dan akhlak mulia, Kewarganegaraan dan kepribadian, Ilmu pengetahuan dan teknologi, estetika dan jasmani dan kesehatan, serta SKL mata pelajaran.

  1. 5.      Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0490/U/1992 tentang  Sekolah Menengah Keahlian
  1. 6.      Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 323/U/1997 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda pada Sekolah Menengah Keahlian.

1.2.2    Landasan Filosofis

 

Pendidikan adalah salah satu wujud kebudayaan manusia yang selalu tumbuh dan berkembang, tetapi ada kalanya mengalami penurunan kualitas sehingga hancur perlahan-lahan seiring dengan perkembangan zaman. Kurikulum SMK disusun untuk mengemban misi agar dapat turut mendukung perkembangan kebudayaan pada arah yang positif. Karena itu, kurikulum SMK Al-Madina Cianjur harus memperhatikan beberapa hal mendasar sebagai berikut.

1)    Pendidikan harus menanamkan tata nilai yang kuat dan jelas sebagai landasan pembentukan watak dan perkembangan kehidupan manusia.

2)    Pendidikan harus memberikan sesuatu yang bermakna, baik yang ideal maupn pragmatis, sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

3)    Pendidikan harus memberikan arah yang terencana bagi kepentingan bersama peserta didik, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Pendidikan menjadi bermakna apabila secara pragmatis mendidik manusia dapat hidup sesuai dengan zamannya. Pendidikan harus dilihat sebagai wahana untuk membekali peserta didik dengan berbagai kemampuan guna menjalani dan mengatasi masalah kehidupan pada hari esok maupun masa depan yang selalu berubah.

Pendidikan Keahlian perlu mengajarkan dan melatih peserta didik untuk menguasai kompetensi dan kemampuan lain yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan sebagai modal untuk mengembangkan dirinya di kemudian hari.

Secara filosofis, penyusunan kurikulum SMK Al-Madina Cianjur perlu mempertimbangkan perkembangan psikologis peserta didik dan perkembangan/kondisi kehidupan sosial budaya masyarakat Kabupaten Cianjur.

a.    Perkembangan Psikologis Peserta Didik

Secara umum, manusia mengalami perkembangan psikologis sesuai dengan pertambahan usia dan berbagai faktor lainnya yaitu latar belakang pendidikan, ekonomi keluarga, dan lingkungan pergaulan, yang mengakibatkan perbedaan dalam dimensi fisik, intelektual, emosional, dan spiritual. Pada kurun usia peserta didik di SMK Al-Madina Cianjur, mereka memiliki kecenderungan untuk mencari identitas atau jati diri. Pondasi kejiwaan yang kuat diperlukan oleh peserta didik agar berani menghadapi, mampu beradaptasi dan mengatasi berbagai masalah kehidupan, baik kehidupan profesional maupun kehidupan keseharian, yang selalu berubah bentuk dan jenisnya serta mampu meningkatkan diri dengan mengikuti pendidikan yang lebih tinggi.

b.    Kondisi Sosial Budaya

Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah Kabupaten Cianjur. Pendidikan yang diterima dari lingkungan keluarga (informal), yang diserap dari masyarakat (nonformal), maupun yang diperoleh dari sekolah (formal) akan menyatu dalam diri peserta didik, menjadi satu kesatuan yang utuh, saling mengisi, dan diharapkan dapat saling memperkaya secara positif.

Peserta didik SMK Al-Madina Cianjur berasal dari anggota berbagai lingkungan masyarakat yang memiliki budaya, tata nilai, dan kondisi sosial yang berbeda. Pendidikan Keahlian mempertimbangkan kondisi sosial. Karenanya, segala upaya yang dilakukan harus selalu berpegang teguh pada keharmonisan hubungan antar  individu dalam masyarakat luas yang dilandasi dengan akhlak dan budi pekerti yang luhur, serta keharmonisan antar sistem pendidikan dengan sistem-sistem yang lain (ekonomi, sosial, politik, religi, dan moral). Secara sosial-budaya, Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur dikembangkan dengan memperhatikan berbagai dinamika, kebutuhan masyarakat, dan tidak meninggalkan akar budaya Indonesia.

Dengan mempertimbangkan faktor budaya, tata nilai, dan opini sosiologis masyarakat, kurikulum SMK Al-Madina Cianjur juga disusun berdasarkan prinsip diversifikasi dimaksudkan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan pada satuan pendidikan, baik dengan kondisi dan kekhasan potensi yang ada di daerah Cianjur, maupun dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu, berbagai jenis program keahlian pada Pendidikan Menengah Kejuruan semestinya dapat diterima dan diapresiasi secara positif oleh berbagai kelompok masyarakat Indonesia.

1.2.3    Landasan Ekonomis

Pendidikan Menengah Kejuruan adalah pendidikan yang menyiapkan peserta didik menjadi manusia yang produktif yang dapat langsung bekerja di bidangnya setelah melalui pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi. Dengan demikian, pembukaan Kompetensi Keahlian di SMK Al-Madina Cianjur harus responsif terhadap perubahan pasar kerja. Penyiapan manusia untuk bekerja bukan berarti menganggap manusia semata-mata sebagai faktor produksi karena pembangunan ekonomi memerlukan kesadaran sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab, sekaligus sebagai warga negara yang produktif.

Pendidikan Menengah Kejuruan harus dijalankan atas dasar prinsip investasi Sumber Daya Manusia (SDM) atau  Human Capital Investment (HCI). Semakin tinggi kualitas pendidikan dan pelatihan yang diperoleh seseorang, akan semakin produktif orang tersebut. Akibatnya selain meningkatkan produktivitas nasional, meningkatkan pula daya saing tenaga kerja di pasar kerja global. Untuk mampu bersaing di pasar global, SMK Al-Madina Cianjur harus mengadopsi nilai-nilai yang diterapkan dalam melaksanakan pekerjaan, yaitu disiplin, taat azas, efektif, dan efisien.


 

1.3   Tujuan Penyusunan Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur

Tujuan Penyusunan Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur ini untuk menjadi acuan dalam melaksanakan pembelajaran serta implementasi kurikulum. Di samping itu, dapat juga digunakan sebagai acuan pengambilan keputusan sesuai dengan beberapa petunjuk yang telah disusun dalam Kurikulum ini, yang terdiri atas : tujuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum, kalender pendidikan, dan silabus serta komponen-komponen penetapannya.

Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar yang setiap saat bisa berubah berdasarkan pengembangan sumber daya yang dimiliki oleh SMK Al-Madina Cianjur.

1.4  Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur

Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh sekolah dan komite/yayasan sekolah di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan berpedoman pada SI dan SKL serta panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP.

Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut.

 

  1. 1.    Berpusat pada Potensi, Perkembangan, Kebutuhan, dan Kepentingan Peserta Didik dan Lingkungannya.

Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik.

 

  1. 2.    Beragam dan Terpadu

Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan jender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar substansi.

  1. 3.    Tanggap terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni

Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

4.   Relevan dengan Kebutuhan Kehidupan

Pengembangan kurikulum SMK Al-Madina Cianjur dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi,  keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional dijadikan

5.   Menyeluruh dan Berkesinambungan

Substansi kurikulum SMK Al-Madina Cianjur mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan, dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan.

6.   Belajar Sepanjang Hayat

Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal, dan informal  dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.

7.   Seimbang antara Kepentingan Nasional dan Kepentingan Daerah

Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kepentingan nasional dan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan  Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

 

1.5  Acuan Operasional Penyusunan Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur

Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur disusun dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut.

1.    Peningkatan Iman dan Takwa serta Akhlak Mulia

Keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh. Kurikulum disusun yang memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia.

2.    Peningkatan Potensi, Kecerdasan, dan Minat Sesuai dengan Tingkat Perkembangan dan Kemampuan Peserta Didik

Pendidikan merupakan proses sistematik untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri (afektif, kognitif, psikomotor) berkembang secara optimal. Sejalan dengan itu,  kurikulum SMK Al-Madina Cianjur disusun dengan memperhatikan potensi, tingkat perkembangan, minat, kecerdasan intelektual, emosional, sosial, spritual, dan kinestetik peserta didik.

 

3.   Keragaman Potensi dan Karakteristik Daerah dan Lingkungan

 

Daerah Kabupaten Cianjur memiliki potensi, kebutuhan, tantangan, dan keragaman karakteristik lingkungan. Masing-masing daerah memerlukan pendidikan sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehari-hari. Oleh karena itu, Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah Kabupaten Cianjur.

 

4.   Tuntutan Pembangunan Daerah dan Nasional

 

Dalam era otonomi dan desentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonom dan demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional. Untuk itu, keduanya harus ditampung secara berimbang dan saling mengisi.

5.   Tuntutan Dunia Kerja

 

Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuh kembangnya pribadi peserta didik yang berjiwa kewirausahaan dan mempunyai kecakapan hidup. Oleh sebab itu, kurikulum SMK Al-Madina Cianjur memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik memasuki dunia kerja. Hal ini sangat penting terutama bagi peserta didik yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

6.   Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni

Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat berbasis pengetahuan di mana IPTEKS sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. Pendidikan harus terus menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan IPTEKS sehingga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. Oleh karena itu, kurikulum SMK Al-Madina Cianjur dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan Ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

 

7.   Agama

Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur dikembangkan untuk mendukung peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia dengan tetap memelihara toleransi dan kerukunan umat beragama. Oleh karena itu, muatan kurikulum semua mata pelajaran harus ikut mendukung peningkatan iman, taqwa, dan akhlak mulia.

8.   Dinamika Perkembangan Global

Pendidikan harus menciptakan kemandirian, baik pada individu maupun bangsa, yang sangat penting ketika dunia digerakkan oleh pasar bebas. Pergaulan antar bangsa yang semakin dekat memerlukan individu yang mandiri dan mampu bersaing serta mempunyai kemampuan untuk hidup berdampingan dengan suku dan bangsa lain.

 

9.   Persatuan Nasional dan Nilai-nilai Kebangsaan

Pendidikan diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka NKRI. Oleh karena itu, kurikulum SMK Al-Madina Cianjur mendorong berkembangnya wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam  wilayah NKRI.

 

10. Kondisi Sosial Budaya Masyarakat Setempat

Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat Kabupaten Cianjur dan menunjang kelestarian keragaman budaya. Penghayatan dan apresiasi pada budaya ini harus terlebih dahulu ditumbuhkan sebelum mempelajari budaya dari daerah dan bangsa lain.

11.  Kesetaraan Jender

Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur diarahkan kepada terciptanya pendidikan yang berkeadilan dan memperhatikan kesetaraan jender.

 

 

12.  Karakteristik Satuan Pendidikan

Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur dikembangkan sesuai dengan visi, misi, tujuan, kondisi, dan ciri khas satuan pendidikan.

BAB II

TUJUAN

2.1   Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan

Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan Keahliannya.

 

2.2   Visi dan Misi SMK Al-Madina Cianjur

2.2.1 Visi

Visi SMK Al-Madina Cianjur adalah “Menjadi sekolah berstandar nasional pada tahun 2015 dilandasi dengan pemikiran kreatif, inovatif, beriman dan bertaqwa, serta menjadi Green Campus”.

2.2.2 Misi

Untuk mewujudkan Visi di atas, SMK Al-Madina Cianjur melaksanakan berbagai kegiatan sebagai berikut.

  1. Memberdayakan potensi sumber daya sekolah dalam rangka mewujudkan pelayanan terbaiik pada masyarakat.
  2. Mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan sesuai 8 Standar Nasional Pendidikan menuju layanan pendidikan bertaraf nasional.
  3. Menerapkan pola pembelajaran aktif dan kreatif yang menjadikan siswa mampu berinovasi sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing.
  4. Mengembangkan landasan keimanan dan ketaqwaan pada siswa secara berkelanjutan dengan muatan lokal dan ekstrakurikuler keagamaan.
  5. Menanamkan dan menerapkan konsep Green Campus di lingkungan SMK Al-Madina Cianjur.

2.3   Tujuan SMK Al-Madina Cianjur

  1. Menciptakan lulusan SMK Al-Madina Cianjur yang beriman, bertakwa, berakhlakulkarimah, dan menjadi manusia produktif yang mampu bekerja sama secara efektf dan efisien atau bekerja secara mandiri untuk mengisi lowongan pekerjaan sebagai tenaga kerja tingkat menengah yang ada di dunia kerja baik di dalam maupun luar negeri.
  2. Membekali peserta didik  agar mampu berkompetisi  dalam meraih kesempatan kerja atau mengikuti pendidikan lebih lanjut.
  3. Menghasilkan lulusan yang mampu mengembangkan diri dan kariernya  di lingkungan kerja  atau dalam mengikuti pendidikan  lebih lanjut sesuai dengan Kompetensi Keahliannya.

 

2.4 Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR)

Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) mempunyai tunjuan membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan, dan sikap agar kompeten dalam:

  1. melakukan dan menerapkan pemeliharaan dan perbaikan system engine otomotif;
  2. melakukan dan menerapkan pemeliharaan, perawatan dan perbaikan system chasis dan power train otomotif;
  3. melakukan dan menerapkan pemeliharaan dan perbaikan system electrical otomotif;


BAB III

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

3.1   Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Struktur Kurikulum pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang tertuang dalam SI meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut.

1.     Kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlak Mulia.

2.     Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian.

3.     Kelompok mata pelajaran  Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

4.     Kelompok mata pelajaran Estetika.

5.     Kelompok mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.

Kelompok mata pelajaran tersebut dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pembelajaran sebagaimana diuraikan dalam PP 19 Tahun 2005 Pasal 7. Cakupan setiap kelompok mata pelajaran disajikan pada Tabel 1.

Tabel 1.   Cakupan Kelompok Mata Pelajaran

No

Kelompok Mata Pelajaran

Cakupan

Mata Pelajaran/ Komponen Terkait

1.

Agama dan Akhlak Mulia Kelompok mata pelajaran Pendidikan Agama dan Akhlak Mulia dimaksudkan untuk memben-tuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Pengembangan Diri, IPA, Seni Budaya, IPS, Penjaskes, Matematika dan Kompetensi Keahlian.

2.

Kewarganegaraan dan Kepribadian Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.

Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Pendidikan Agama, Pendidikan  Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Seni Budaya, Penjaskes, dan Pengembangan Diri.

3.

Ilmu Pengetahuan dan TeknologiKelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi pada SMK/MAK dimaksudkan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi, membentuk kompetensi, kecakapan, dan kemandirian kerja. 

 

Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS, Kompetensi Keahlian, KKPI, dan Muatan Lokal.

4.

EstetikaKelompok mata pelajaran Estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapre-siasi keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Seni Budaya, KKPI, Kompetensi Keahlian dan Muatan Lokal.

5.

Jasmani, Olahraga dan KesehatanKelompok mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada SMK/MAK dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif, disiplin, kerja sama, dan hidup sehat. 

Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.Penjaskes, IPA, dan Muatan Lokal.

 

Struktur Kurikulum SMK/MAK disajikan pada Tabel 2 berikut :

Tabel 2. Struktur Kurikulum SMK/MAK

Komponen

Durasi Waktu (Jam)

A.   Mata Pelajaran
1.  Pendidikan Agama

192

2.  Pendidikan Kewarganegaraan

192

3.  Bahasa Indonesia

192

4.  Bahasa Inggris

440 a)

5.  Matematika5. 1  Matematika Kelompok Seni, Pariwisata, dan Teknologi Kerumahtanggaan

5. 2  Matematika Kelompok Sosial, Administrasi Perkantoran dan Akuntansi

5. 3  Matematika Kelompok Teknologi, Kesehatan, dan Pertanian

 

330 a)

403 a)

516 a)

6.  Ilmu Pengetahuan Alam6.1  IPA

6.2  Fisika

6.2.1  Fisika Kelompok Pertanian

6.2.2  Fisika Kelompok Teknologi

6.3  Kimia

6.3.1  Kimia Kelompok Pertanian

6.3.2  Kimia Kelompok Teknologi dan  Kesehatan

6. 4  Biologi

6.4.1  Biologi Kelompok Pertanian

6.4.2  Biologi Kelompok Kesehatan

192 a)

192 a)

276 a)

192 a)

192 a)

192 a)

192 a)

7.  Ilmu Pengetahuan Sosial

128 a)

8.  Seni Budaya

128 a)

9.  Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

192

  1. Keahlian
10.1 Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi

202

10.2  Kewirausahaan10.3  Dasar Kompetensi Keahlian b)

10.4  Kompetensi Keahlian b)

192

140

1044 c)

B.   Muatan Lokal

192

C.   Pengembangan Diri d)

(192)

Keterangan Notasi

a)               Durasi waktu adalah jumlah jam minimal yang digunakan oleh setiap Kompetensi Keahlian. Kompetensi Keahlian yang memerlukan waktu lebih, jam tambahannya diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sama, di luar jumlah jam yang dicantumkan.

b)   Terdiri atas berbagai mata pelajaran yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan setiap Kompetensi Keahlian.

c)   Jumlah jam Kompetensi Keahlian pada dasarnya sesuai dengan kebutuhan standar kompetensi kerja yang berlaku di dunia kerja, tetapi tidak boleh kurang dari 1044 jam.

d)   Ekuivalen 2 jam pembelajaran dilaksanakan di luar jam terstruktur.

 

3.2   Muatan Kurikulum

Kedalaman Muatan Kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang dikembangkan berdasarkan standar kompetensi lulusan.

Muatan Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan. Di samping itu materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum.

Muatan Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur

3.2.1  Mata Pelajaran

Mata pelajaran pada SMK Al-Madina Cianjur adalah sebagai berikut.

  1. Pendidikan Agama Islam/Kristen/Protestan/Hindu/Budha
  2. Pendidikan Kewarganegaraan
  3. Bahasa Indonesia
  4. Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan
  5. Seni dan Budaya
  6. Matematika
  7. Bahasa Inggris
  8. IPA
  9. Fisika
  10. Kimia
  11. IPS
  12. KKPI
  13. Kewirausahaan
  14. Dasar Kompetensi Keahlian
  15. Kompetensi Keahlian.

 

3.2.2  Muatan Lokal

Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan, tidak terbatas pada mata pelajaran keterampilan. Muatan lokal merupakan mata pelajaran, sehingga SMK Al-Madina Cianjur mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk setiap jenis muatan lokal yang diselenggarakan.

Muatan lokal pada SMK Al-Madina Cianjur

  1. Bahasa Sunda
  2. Pendidikan Lingkungan Hidup
  3. Menyetir
  4. Baca Tulis Quran (BTQ)

Muatan lokal Bahasa Sunda dan Pendidikan Lingkungan Hidup merupakan Mata Pelajaran yang menjadi ciri khas lokal Jawa Barat.

 

3.2.3   Pengembangan Diri

Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan/atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan pelayanan konseling. Kegiatan pelayanan konseling berkenaan dengan bimbingan pribadi, bimbingan sosial, bimbingan belajar, dan bimbingan karier peserta didik. Sedangkan untuk kegiatan ekstrakurikuler dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan olahraga prestasi, kepramukaan, paskibra, kepemimpinan, dan kelompok ilmiah remaja.

Khusus untuk Sekolah Menengah Kejuruan, pengembangan diri terutama ditujukan untuk pengembangan kreativitas dan bimbingan karier.

Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran. Penilaian kegiatan pengembangan diri dilakukan secara kualitatif, tidak kuantitatif seperti pada mata pelajaran.

Pengembangan diri pada SMK Al-Madina Cianjur meliputi berbagai kegiatan berikut.

  1. Kegiatan pengembangan kreativitas dan bimbingan karier, yaitu kegiatan yang lebih bersifat individualistis untuk menggali dan mengembangkan potensi pribadi untuk menimba karier di bidang yang sesuai dengan program studi keahlian dan sesuai dengan kompetensi keahliannya, terkoordinasi di bawah koordinator BP di masing-masing Kompetensi Keahlian.
  2. Kegiatan ekstrakurikuler, yang bersifat pengembangan kemampuan prestatif dan pengembangan kemampuan individual untuk berorganisasi di antaranya sebagai berikut.
  3. Sepak bola / Futsal
  4. Basket  Ball
  5. Volley Ball
  6. Badminton
  7. Keagamaan (seperti Kelompok Remaja Mesjid), dan
  8. Kegiatan berkesenian (Paduan Suara atau Band)
  9. Beladiri Pencak Silat

Setiap peserta didik diwajibkan memilih dan mengikuti satu atau dua macam kegiatan dari seluruh kegiatan yang ada di sekolah.

3.2.4   Beban Belajar

  1. SMK Al-Madina Cianjur menuju pada SMK Mandiri. Oleh karena itu, beban belajar yang diterapkan adalah sistem paket.
  2. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran pada sistem paket dialokasikan sebagaimana tertera dalam Struktur Implementasi Kurikulum SMK Al-Madina Cianjur Pengaturan  alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran yang terdapat pada semester gasal dan genap dalam satu tahun pelajaran dilakukan secara fleksibel. Penambahan 4 jam pelajaran per minggu secara keseluruhan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi, di samping dimanfaatkan untuk mata pelajaran lain yang dianggap penting dan tidak terdapat di dalam struktur kurikulum yang tercantum di dalam Standar Isi.
  3. Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur (TT) dan kegiatan mandiri tidak terstruktur KMTT/TMTT) dalam sistem paket di SMK Al-Madina Cianjur adalah 0% –  60% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi.
  4. Alokasi waktu untuk praktik: dua jam kegiatan praktik di sekolah setara dengan satu jam tatap muka; empat jam praktik di luar sekolah (DU/DI) setara dengan satu jam tatap muka.
  5. Beban belajar dalam satu tahun adalah 38 minggu, dan beban belajar dalam seluruh penyelesaian studi adalah 4.500 jam atau setara dengan 45 jam per minggu.
  6. SMK Al-Madina Cianjur menerapkan beban belajar per minggu adalah 44 jam tatap muka, dengan perincian sibagai berikut:
  • § Jumlah jam per minggu Normatif, Adaptif dan Muatan Lokal adalah 32 jam;
  • § Jumlah jam per minggu pelajaran Kejuruan ( Teori & Praktik) adalah 12 jam.

 

 

 

 

 

 

3.2.5  Ketuntasan Belajar

Ketuntasan belajar setiap indikator yang telah ditetapkan dalam suatu kompetensi dasar berkisar antara 0-100%. Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator …..%. SMK Al-Madina Cianjur menentukan kriteria ketuntasan minimal dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran. Sekolah akan meningkatkan kriteria ketuntasan belajar secara terus menerus untuk mencapai kriteria ketuntasan ideal.

KKM Per Mata Pelajaran dianalisis dan ditetapkan oleh guru setiap mata pelajaran. Pada tahun pelajaran  2012/2013 ketuntasan minimalnya ditetapkan sebagai berikut.

 

KRITERIA KETUNTASAN MINIMUM (KKM)

SMK AL-MADINA CIANJUR

KOMPETENSI KEAHLIAN : TEKNIK KENDARAAN RINGAN (TKR)

TAHUN 2012/2013

NO

MATA PELAJARAN/KOMPETENSI

KKM PADA SEMESTER

Ket

I

II

III

IV

V

VI

I

NORMATIF

1

Pendidikan Agama

75

75

76

76

78

78

2

Pendidikan Kewarganegaraan

75

75

75

75

75

75

3

Bahasa Indonesia

70

70

70

70

70

70

4

Pendidikan Jasmani, Olah Raga & Kesesehatan

75

75

75

75

75

75

5

Seni Budaya

-

-

75

75

-

-

II

ADAPTIF

1

Matematika

75

75

75

75

75

75

2

Bahasa Inggris

75

75

75

75

75

75

3

Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi

75

75

75

75

75

75

4

Kewirausahaan

-

-

75

75

78

78

5

Ilmu Pengetahuan Alam

75

75

-

-

-

-

6

Fisika

7

Kimia

8

Ilmu Pengetahuan Sosial

75

75

75

75

-

-

III

PRODUKTIF

A

DKK

75

-

-

-

-

-

-

B

KOMPETENSI KEJURUAN

75

75

75

75

75

75

IV

MULOK

1

Bahasa Sunda

2

PLH

3

BTQ

4

Menyetir

IV

PENGEMBANGAN DIRI

A

EKSTRAKURIKULER

B

BP/BK

3.2.6  Kenaikan Kelas dan Kelulusan

a. Kenaikan Kelas

Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran. Kriteria Penentuan Kenaikan Kelas diatur sesuai dengan ketentuan, bahwa kegiatan penilaian kenaikan kelas dilakukan secara berkesinambungan sehingga tindakan perbaikan dan pengayaan diberikan saat dini dan tepat waktu. Dengan cara tersebut diharapkan tidak ada peserta didik yang tidak mencapai kompetensi yang ditargetkan walaupun dengan kecepatan dan gaya belajar yang berbeda satu dengan yang lainnya. Bila setiap peserta didik bisa dibantu secara optimal sesuai dengan keperluannya mencapai kompetensi tertentu, maka tidak perlu ada peserta didik yang tidak naik kelas ( automatic promotion ). Namun apabila karena alasan yang kuat, misalnya karena gangguan kesehatan fisik, emosi atau mental sehingga tidak mungkin bisa berhasil dibantu mencapai kompetensi yang ditargetkan, maka hasil penilaian kelas bisa menjadi dasar peserta didik tersebut tinggal kelas.

  1. 1.   KETENTUAN UMUM

1)   Kenaikan kelas didasarkan atas penilaian hasil belajar peserta didik pada Semester Gasal dan Semester Genap secara komulatif dengan pertimbangan seluruh SK/KD yang belum tuntas di semester gasal harus dituntaskan sesuai KKM yang ditetapkan pada semester yang sedang berlangsung.

2)   Peserta didik dinyatakan naik/tidak naik kelas oleh rapat pleno Dewan Guru SMK Al-Madina Cianjur.

3)   Keputusan naik/tidak naik kelas bersifat mutlak dan tidak dapat dibatalkan oleh siapa pun secara perorangan maupun kelompok.

2.  KETENTUAN KHUSUS

Siswa dinyatakan lulus dari apabila memenuhi kriteria sebagai berikut.

1)   Telah menyelesaikan semua mata pelajaran yang telah diprogramkan sesuai kompetensi keahlian masing-masing.

2)   Apabila hasil belajar program pembelajaran sebelumnya yang terkait, untuk setiap standar kompetensi/kompetensi dasar telah dinyatakan kompeten berdasarkan kriteria ketuntasan minimal.

3)   Nilai pada mata pelajaran Dasar Kompetensi Keahlian (DKK) dan Kompetensi Keahlian (KK) semuanya minimal harus mencapai KKM (Kompeten).

4)   Bila terdapat nilai untuk mata pelajaran Normatif, Adaptif, dan Mulok maksimal      3 Mata Pelajaran belum mencapai KKM, namun tetap harus dituntaskan maksimum pada semester yang bersangkutan (semester genap).

5)   Nilai mata pelajaran Pendidikan Agama dan ahlak mulia serta Pendidikan Kewarganegaraan dan kepribadian pada semester genap harus mencapai KKM.

6)   Memiliki nilai pengembangan diri pada setiap semester.

7)   Rata-rata kehadiran siswa kumulatif sekurang-kurangnya 90%.

 

Untuk memudahkan administrasi, maka peserta didik yang tidak naik kelas diharapkan mengulang semua mata pelajaran beserta standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikatornya, dan sekolah mempertimbangkan mata pelajaran, standar kompetensi, kompetensi dasar yang telah tuntas pada tahun pelajaran sebelumnya apabila nilai mata pelajaran yang telah tuntas mendapat nilai kurang.

 

b. Kelulusan

Sesuai dengan ketentuan PP 19 Tahun 2005 Pasal 72 Ayat (1), peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah memenuhi Kriteria Kelulusan dari Satuan Pendidikan sebagai berikut.

  1. 1.   Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;

Hal ini berarti peserta didik telah mengikuti program pembelajaran seluruh mata pelajaran yang terdapat pada kurikulum yang digunakan. Pemenuhan persyaratan ini dilihat pada kelengkapan laporan hasil belajar yang tercantum pada rapor yang dimiliki peserta didik mulai semester 1 sampai semester 6. Ketentuan ini menjadi prasyarat untuk mengikuti Ujian Sekolah dan Ujian Nasional. Penilaian ini dilakukan oleh Satuan Pendidikan bersama pendidik.

  1. 2.   Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran: (a) kelompok mata pelajaran Pendidikan Agama dan Akhlak Mulia, (b) Kewarganegaraan dan Kepribadian, (c) Seni dan Estetika, serta (d) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan.

Penilaian akhir untuk masing-masing kelompok mata pelajaran dilakukan oleh satuan pendidikan dengan mempertimbang hasil penilaian peserta didik oleh pendidik.

  1. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran Agama dan Ahlak Mulia dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai aspek perkembangan afektif peserta didik, serta melalui ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.

Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran Pendidikan Agama dan Ahlak Mulia dapat dilakukan berdasarkan indikator:

1)    kerajinan melaksanakan ibadah sesuai dengan agama yang dianut;

2)    kerajinan mengikuti kegiatan keagamaan;

3)    jujur dalam perkataan dan perbuatan;

4)    mematuhi aturan sekolah;

5)    hormat terhadap pendidik;

6)    ketertiban ketika mengikuti pelajaran di kelas atau di tempat lain;

7)    kriteria lainnya yang dapat dikembangkan oleh masing-masing satuan pendidikan.

Ulangan dan/atau penugasan dilakukan sekolah dengan materi ujian berdasarkan kurikulum yang digunakan.

Hasil penilaian akhir terdiri atas dua aspek yang masing-masing harus minimum baik, yaitu:

1)    hasil pengamatan terhadap perkembangan perilaku minimum baik;

2)    hasil ulangan dan/atau penugasan minimum baik.

  1. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan Kepribadian dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkemabangan afektif peserta didik dan kepribadian, serta melalui ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif perserta didik.

Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran Pendidikan  Kewarganegaraan dan Kepribadian dapat menggunakan indikator:

1)   menunjukan kemampuan belajar;

2)   ulet tidak mudah menyerah;

3)   memenuhi aturan sosial;

4)   tidak mudah dipengaruhi hal yang negatif;

5)   berani bertanya dan menyampaikan pendapat;

6)   kerjasama dengan teman dalam hal yang positif;

7)   mengikuti kegiatan ekstra kurikuler satuan pendidikan;

8)   kriteria lainnya yang dikembangkan satuan pendidikan.

Ulangan dan/atau penugasan dilakukan satuan pendidikan dengan materi ujian berdasarkan kurikulum yang digunakan.

Hasil penilaian akhir terdiri atas dua aspek yang masing-masing harus minimum baik, yaitu:

1)    hasil pengamatan terhadap perkembangan perilaku minimum baik;

2)    hasil ulangan dan/atau penugasan minimum baik.

  1. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran Seni dan Estetika dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai afektif dan ekspresi psikomotorik peserta didik.

Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran Estetika dapat menggunakan indikator yang dapat dikembangkan oleh satuan pendidikan, antara lain:

1)  apresiasi seni;

2)  kreasi seni;

3)  kriteria lainnya

Hasil penilaian akhir yang merupakan gabungan dari hasil penilaian dari beberapa observasi ditentukan oleh satuan pendidikan.

  1. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan psikomotorik dan afeksi peserta didik.

Pengamatan yang dilakukan untuk menilai kelompok mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olaraga dan Kesehatan dapat menggunakan indikator:

1)  aktifitas dalam kegiatan olahraga di satuan pendidikan;

2)  kebiasaan hidup sehat dan bersih;

3)  tidak merokok;

4)  tidak menggunakan narkoba;

5)  disiplin waktu;

6)  keterampilan melakukan gerak olahraga;

7)  kriteria lainnya dapat dikembangkan oleh satuan pendidikan.

Ulangan dan/atau penugasan dilakukan satuan pendidikan dengan materi ujian berdasarkan kurikulum yang digunakan.

Hasil penilaian akhir terdiri dari dua aspek yang masing-masing harus minimum baik, yaitu:

1)  hasil pengamatan terhadap perkembangan perilaku minimum baik;

2)  hasil ulangan dan/atau penugasan minimum baik.

3.   Lulus ujian sekolah/madrasah

a. Ujian sekolah/madrasah mencakup:

1)   ujian untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan pada mata pelajaran dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dan teknologi yang tidak diujikan pada ujian nasional;

2)   ujian praktek untuk mata pelajaran yang tidak dinilai melalui UN.

b. Hasil ujian sekolah/madrasah digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:

1)   penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan;

2)   pembinaan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan serta pengembangan fasilitas dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

  1. 4.     Lulus Ujian Nasional sebagaimana diatur oleh Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan Keputusan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dalam Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Nasional, yang dikeluarkan setiap tahun.

Penentuan kelulusan dilakukan dengan verifikasi data pada point 1 sampai dengan 4 dan diputuskan melalui rapat dewan guru.

 

3.2.7  Penjurusan/Pemilihan Kompetensi Keahlian Peserta Didik

Penjurusan dilakukan pada kelas X, awal masuk SMK Al-Madina Cianjur melalui pilihan utama maupun pilihan kedua pada waktu penerimaan siswa baru.

Penjurusan ini berpedoman pada Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Keahlian, berdasarkan keputusan Direktur Pembinaan SMK No. 2873/C5.3/MN/2008, tanggal 22-09-2008 dan Keputusan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas No.251/C/Kep/MN/2008, tanggal 22 Agustus 2008.

 

3.2.8  Kecakapan Hidup

  1. Kurikulum untuk SMK/MAK dapat memasukkan Pendidikan Kecakapan Hidup, yang mencakup kecakapan pribadi, kecakapan sosial, kecakapan akademik dan/atau kecakapan vokasional.
  2. Pendidikan Kecakapan Hidup dapat merupakan bagian integral dari pendidikan semua mata pelajaran dan/atau berupa paket/modul yang direncanakan secara khusus.
  3.   Pendidikan Kecakapan Hidup dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan dan/atau dari satuan pendidikan formal lain dan/atau nonformal.
  4. Materi Kecakapan Hidup di SMK Al-Madina Cianjur diintegralkan pada mata pelajaran sebagai berikut.
    1. 1.      Kecakapan Pribadi diintegrasikan pada mata pelajaran: Pendidikan Agama dan akhlak mulia, Pendidikan Kewarganegaraan dan Kepribadian, serta pembinaan Pengembangan Diri.
    2. 2.      Kecakapan Sosial diintegrasikan pada mata pelajaran: Pendidikan Agama dan akhlak mulia, Pendidikan Kewarganegaraan dan Kepribadian, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), serta pembinaan Pengembangan Diri.
    3. 3.      Kecakapan Akademik diintegrasikan pada mata pelajaran Adaptif
    4. 4.      Kecakapan Vokasional diintegrasikan pada mata pelajaran: Dasar Kompetensi Keahlian (DKK), Kompetensi Keahlian (KK), Kewirausahaan, Penjaskes, dan Pembinaan Pengembangan Diri.

 

3.2.9  Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global

  1. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam  aspek ekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan komunikasi, ekologi, dan lain-lain, yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik.
  2. Kurikulum untuk semua tingkat satuan pendidikan dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global.
  3.   Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran dan juga dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal.
  4. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan formal lain dan/atau nonformal yang sudah memperoleh akreditasi.
  5. Penentuan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global di SMK Al-Madina Cianjur dilakukan dalam bentuk-bentuk berikut.

Keunggulan Lokal

1)      Menciptakan lingkungan sekolah dengan konsep “Green Campus“ dengan mengupayakan seoptimal mungkin menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, nyaman, sehat, dan ditumbuhi pepohonan secara teratur serta dikembangkan ke lingkungan masyarakat yang lebih luas.

2)      Mengembangkan mata pelajaran Bahasa Sunda, dengan cara semua warga sekolah wajib berbahasa Sunda setiap hari di luar kegiatan pembelajaran.

3)      Mengembangkan mata pelajaran Baca Tulis Quran (BTQ), di kelas X dan XI setiap jurusan dengan cara diajarkan baca dan tulis Alquran untuk meningkatkan pemahaman terhadap kitab suci Alquran yang nantinya akan direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

4)      Mengembangkan kegiatan ngaos (budaya Cianjur) melalui kegiatan Pembinaan Pengembangan Diri Tilawah.

5)      Mengembangkan kegiatan musik rebana dan marawis sebagai ajang ekspresi musik yang dilandasi keislaman.

Keunggulan Global:

1)    Pengelolaan pembelajaran berbasis Teknologi Informasi (TI).

2)    Pengelolaan administrasi dan manajemen sekolah berbasis Teknologi Informasi (TI).

3)    Adanya mata pelajaran bahasa Jepang.

3.2.10 Pendidikan Sistem Ganda/Praktik Kerja Industri

PSG adalah pola penyelenggaraan diklat yang dikelola bersama-sama antara SMK dengan industri/asosiasi profesi sebagai institusi pasangan (IP), mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga tahap evaluasi dan sertifikasi yang merupakan satu kesatuan program dengan menggunakan berbagai bentuk alternatif pelaksanaan, seperti day release, block release, dan ouwer release. Durasi pelatihan di industri dilaksanakan selama 4 (empat) bulan sampai dengan 1 (satu) tahun pada industri dalam dan luar negeri. Pola pendidikan sistem ganda diterapkan dalam proses penyelenggaraan SMK dalam rangka lebih mendekatkan mutu lulusan dengan kemampuan yang diminta oleh dunia industri/usaha.

Pelaksanaan kegiatan Praktik Kerja Industri siswa SMK Al-Madina Cianjur dilaksanakan selama 2 s.d. 4 bulan, pada semester IV untuk Kompetensi Keahlian TKR kelas XI dengan ciri/operasionalisasi pemelajaran di dunia kerja/industri adalah sebagai berikut.

  1. Peserta didik yang mengikuti pelatihan di industri adalah mereka yang memenuhi persyaratan minimal yang telah ditetapkan , baik pada saat penerimaan maupun pada saat pemilihan program diklat.
  2. Industri dapat melakukan pemilihan peserta dan memberikan pembekalan kemampuan tambahan, agar benar-benar siap dan memenuhi standar minimal sesuai dengan persyaratan kerja yang ada.
  3. Kegiatan pelatihan di industri dilaksanakan sesuai dengan program bersama yang telah disepakati.
  4. Kegiatan peserta di industri merupakan kegiatan bekerja langsung pada pekerjaan yang sesungguhnya, untuk menguasai kompetensi yang benar dan terstandar, sekaligus menginternalisasi sikap dan etos kerja yang positif sesuai dengan persyaratan tenaga kerja propesional pada bidangnya.
  5. Lama peserta berada di industri, ditentukan atas dasar jumlah waktu latihan yang dipersyaratkan untuk menguasai kompetensi yang akan dipelajarinya. Waktunya berkisar antara 2 bulan sampai  4 bulan (500 jam praktik industri).
  6. Pelaksanaan pembelajaran di industri dilengkapi dengan perangkat antara lain: jurnal keahlian, jurnal kegiatan peserta, termasuk daftar kemajuan hasil belajar peserta; perangkat monitoring; kontrak kerja/perjanjian peserta (jika diperlukan); asuransi kecelakaan kerja bagi peserta; lain-lain yang dianggap perlu.
  7. Kegiatan pemelajaran berbasis kompetensi dilakukan setelah penyiapan komponen-komponen/sarana pembelajaran dipastikan kesiapannya, untuk mengantisipasi terjadinya hambatan dalam pelaksanaan proses pembelajaran.
  8. Selama pelaksanaan Praktik Kerja Industri, semua siswa diwajibkan hadir ke sekolah 2 minggu sekali pada setiap hari Sabtu untuk kegiatan pembelajaran Normatif, Adaptif, dan Muatan Lokal.

Pelaksanaan pembelajaran, baik di sekolah maupun di industri, bertujuan untuk mencapai penguasaan sejumlah kompetensi yang telah direncanakan dalam program pembelajaran oleh peserta didik. Semua perolehan dan hal-hal penting yang terkait, terekam dalam data base pendidikan

 

2.3.11  Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa

Pendidikan budaya dan karakter bangsa yang sarat dengan pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, dan pendidikan watak memang sangat diperlukan karena adanya kebutuhan nyata dan mendesak. Argumen tersebut tampaknya sangat relevan untuk membangkitkan komitmen dan melakukan gerakan nasional yang merupakan cerminan kebutuhan akan pendidikan nilai-nilai di Indonesia pada saat ini.

Pelaksanaan nilai-nilai pendidikan budaya dan karakter bangsa di SMK Al-Madina Cianjur terintegrasi pada setiap mata pelajaran dengan indikator keberhasilan sebagai berikut.

 

NILAI

Deskripsi

IMPLEMENTASI

DI SEKOLAH

IMPLEMENTASI DI KELAS

 1. Religius
  • Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama  yang dianut-nya,toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, serta hidup rukun dengan pemeluk agama lain.
    • Merayakan hari-hari besar keagamaan
    • Menyelenggarakan ibadah rutin.
    • Memiliki masjid sekolah
    • Melaksanakan solat duhur berjamaah di sekolah
  • Berdoa sebelum dan sesudah pelajaran.
  • Mengikuti solat duhur berjamaah di sekolah.

 

2. Jujur
  • § Perilaku yang dida-sarkan pada kebe-naran, menghindari perilaku yang salah, dan men-jadikan dirinya orang yang selalu dapat diper-caya dalam perkata-an, tindakan, dan pekerjaan.
    • Menyediakan fasilitas tempat temuan barang hilang
    • Tranparansi laporan sekolah secara berkala
    • Menyediakan papan pengumuman permohonan maaf
    • Menyerahkan barang temuan
    • Tranparansi laporan kelas secara berkala
    • Mengakui kekeliruan
    • Tidak menyontek
3.Toleran-      si
  • Suatu tindakan dan sikap yang menghargai pendapat, sikap dan tindakan orang lain yang berbeda dari pendapat, sikap, dan tindakan dirinya.
  • Memberikan perlakuan yang sama terhadap selu-ruh warga sekolah tan-pa membedakan suku, agama,ras,golongan,sta-tus sosial,status ekonomi.
  • Memberikan perlakuan yang sama terhadap ma-syarakat tanpa membeda-kan suku, agama, ras, golongan, status sosial, status ekonomi, dan kelompok masyarakat yang berkebutuhan khusus
  • Memberikan pelayan-an yang sama terha-dap seluruh warga kelas tanpa membe-dakan suku, agama, ras, golongan, status sosial,status ekonomi
  • Memberikan pelayan-an terhadap anak berkebutuhan khusus
  • Bekerja dalam kelompok yang heterogen

NILAI

Deskripsi

INDIKATOR

SEKOLAH

INDIKATOR

KELAS

4. Disiplin
  • Suatu tindakan tertib dan aptuh pada ber-bagai ketentuan dan peraturan yang ha-rus dilaksanakannya.
    • Memiliki catatan kehadiran
    • Memberikan penghargaan kepada warga sekolah yang paling disiplin
    • Memiliki tata tertib sekolah
    • Hadir tepat waktu
    • Mematuhi aturan
5. Kerja     Keras
  • Suatu upaya yang diperlihatkan untuk selalu menggunakan waktu yang tersedia untuk suatu pekerjaan dengan sebaik-baiknya sehingga pekerjaan yang dilaku-kan selesai pada waktunya
    • Memberikan penghargaan kepada warga sekolah yang bekerja keras dalam meningkatkan prestasi sekolah
    • Menciptakan suasana sekolah yang menantang dan memacu untuk bekerja keras
    • Pantang menyerah
    • Memiliki etos kerja
    • Memiliki daya tahan kerja
6. Kreatif
  • § Berpikir untuk menghasilkan suatu cara atau produk baru dari apa yang telah dimiliki
    • Menciptakan situasi yang bisa menumbuhkan daya kreatif, berpikir dan bertindak.
    • Memberikan fasilitas warga sekolah untuk memamer-kan dan memasarkan hasil karya kreatif mereka
    • Menciptakan barang tidak bernilai menjadi bernilai
    • Memberikan nilai tambah barang
7. Mandiri
  • Kemampuan melakukan pekerjaan sendiri dengan kemampuan yang telah dimilikinya
    • Memberdayakan potensi sekolah
    • Membangun fasilitas sekolah dengan kemam-puan yang dimiliki sekolah.
    • Percaya diri
    • Mampu mengerja-kan tugas dan menyelesaikannya secara individual
8. Demo-    kratis
  • Sikap dan tindakan yang menilai tinggi hak dan kewajiban dirinya dan orang lain dalam kedudukan yang sama

 

  • Melibatkan warga sekolah dalam setiap pengambilan keputusan
  • Menciptakan suasana  sekolah yang menerima perbedaan.
  • Pemilihan kepengurusan sekolah secara terbuka
  • Mengambil keputus-an secara bersama
  • Seluruh produk kebijakan  melalui musyawarah dan mufakat
  • Mengimplementasikan model-model pembelajaran yang dialogis
9. Rasa     ingin

    tahu

  • Suatu sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk me-ngetahui apa yang dipelajarinya secara lebih mendalam dan meluas dalam berba-gai aspek terkait.

 

  • Menyediakan media komunikasi (media cetak/media elektronik) bagi warga sekolah.
  • Memfasilitasi warga sekolah untuk bereks-plorasi dalam pendidik-an, ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya.
  • Senang mencari informasi
  • Eksplorasi lingkungan secara terprogram
  • Tersedia media komunikasi (media cetak/media elektronik)

NILAI

DESKRIPSI

INDIKATOR

SEKOLAH

INDIKATOR

KELAS

10. Sema-       ngat

      Kebang-

      saan

  • suatu cara berpikir, bertindak, dan wawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepenting-an diri dan kelompoknya.
    • Melakukan upacara rutin sekolah
    • Melakukan upacara hari-hari besar nasional
    • Menyelenggarakan peringatan hari kepahlawanan nasional.
    • Bekerja sama dengan teman sekelas tanpa memandang perbedaan
    • Mendiskusikan hari-hari besar nasional
11. Cinta         Tanah  

      Air

  • suatu sikap yang menunjukkan kesetiaan, kepedu-lian,dan penghar-gaan  yang tinggi terhadap lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsanya.

 

  • Menggunakan produk buatan dalam negeri
  • Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
  • Menayangkan film tentang masyarakat, wilayah, dan flora dan fauna Indonesia
  • Memajangkan: Foto Presiden dan wakil Presiden, Bendera Negara, Lambang negara, Peta Indonesia, Gambar kehidupan masya-rakat Indonesia,
  • Menggunakan produk buatan dalam negeri
12. Meng-      hargai

      prestasi

  • suatu sikap dan tin-dakan yang mendo-rong dirinya untuk menghasilkan sesu-atu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui dan menghormati keber-hasilan orang lain.
    • Memberikan penghargaan atas hasil prestasi kepada warga sekolah
    • Memajang tanda-tanda penghargaan prestasi
    • Memberikan penghargaan atas hasil karya siswa
    • Memajang tanda-tanda penghargaan prestasi
13. Bersa-      habat/

      Komu-

      nikatif

  • suatu tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja-sama dengan orang lain.
  • Suasana sekolah yang memudahkan terjadi-nya interaksi antar warga sekolah
  • Berkomunikasi dengan bahasa yang santun
  • Saling menghargai dan menjaga kehormatan
  • Pergaulan dengan cinta kasih dan rela berkorban
  • Seting kelas yang memudahkan ter-jadinya interaksi siswa
  • Pembelajaran yang dialogis
  • Guru mendengarkan keluhan-keluhan siswa
14. Cinta        damai
  • suatu sikap dan tindakan yang selalu menyebab-kan orang lain senang dan dirinya diterima dengan baik oleh orang lain, masyarakat dan bangsa

 

  • Menciptakan suasana yang damai
  • Membiasakan perilaku warga sekolah yang anti kekerasan
  • Membiasakan perilaku warga sekolah yang tidak bias gender
  • Perilaku seluruh warga sekolah yang penuh kasih sayang
  • Menciptakan suasana kelas yang damai
  • Membiasakan perilaku warga sekolah yang anti kekerasan
  • Pembelajaran yang tidak bias gender
  • Kekerabatan di kelas yang penuh kasih sayang

NILAI

DESKRIPSI

INDIKATOR

SEKOLAH

INDIKATOR

KELAS

15. Gemar       memba-

      ca

  • suatu kebiasaan yang selalu menye-diakan waktu untuk membaca bahan bacaan yang mem-berikan kebajikan bagi dirinya.
    • Tidak terdapat tum-pukan buku yang berdebu
    • Frekuensi kunjungan perpustakaan
    • Tidak terdapat tumpukan buku yang berdebu
    • Frekuensi kunjungan perpustakaan
16. Peduli       ling-

      kungan

  • suatu sikap dan tin-dakan yang selalu berupaya mence-gah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembang-kan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.
  • Memelihara lingkungan sekolah
  • Tersedia tempat pembuangan sampah
  • Hemat enerji
  • Membuat biopori
  • Memelihara lingkungan kelas
  • Tersedia tempat pembuangan sampah di dalam kelas
  • Hemat enerji
17. Peduli       sosial
  • suatu sikap dan tin-dakan yang selalu ingin memberikan bantuan untuk membantu orang lain dan masyarakat dalam meringankan kesulitan yang mereka hadapi.
    • Berempati kepada sesama warga sekolah
    • Melakukan aksi sosial
    • Menyisihkan sebagian haknya untuk orang lain
    • Berempati kepada sesama teman kelas
    • Melakukan aksi sosial
    • Membangun kerukunan warga kelas
18.Tanggung       jawab
  • suatu sikap dan tin-dakan yang selalu ingin memberikan bantuan untuk membantu orang lain dan masyarakat dalam meringankan kesulitan yang mereka hadapi.
    • Berempati kepada sesama warga sekolah
    • Melakukan aksi sosial
    • Menyisihkan sebagian haknya untuk orang lain
    • Berempati kepada sesama teman kelas
    • Melakukan aksi sosial
    • Membangun kerukunan warga kelas

 

 

 

 


3.3   Standar Kompetensi Lulusan (SKL)

3.3.1   Standar Kompetensi Lulusan SMK Al-Madina Cianjur sebagai berikut.

  1. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut dan sesuai dengan perkembangan remaja
  2. Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya
  3. Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku, perbuatan, dan pekerjaannya
  4. Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial
  5. Menghargai keberagaman agama, bangsa,  suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global
  6. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis, kreatif, dan inovatif
  7. Menunjukkan  kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan
  8. Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri
  9. Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik
  10. Menunjukkan kemampuan  menganalisis dan memecahkan masalah kompleks
  11. Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial
  12. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan  bertanggung jawab
  13. Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia
  14. Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya
  15. Mengapresiasi karya seni dan budaya
  16. Menghasilkan karya kreatif, baik individual maupun kelompok
  17. Menjaga kesehatan dan keamanan diri, kebugaran jasmani, serta kebersihan lingkungan
  18. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun
  19. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat
  20. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain
  21. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis
  22. Menunjukkan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara dalam bahasa Indonesia dan Inggris
  23. Menguasai kompetensi program keahlian dan kewirausahaan baik untuk memenuhi tuntutan dunia kerja maupun untuk mengikuti pendidikan tinggi sesuai dengan Keahliannya

3.3.2      Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran

  1. 1.   Pendidikan Agama Islam
    1. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan fungsi manusia sebagai khalifah, demokrasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
    2. Meningkatkan keimanan kepada Allah sampai Qadha dan Qadar melalui pemahaman terhadap sifat dan Asmaul Husna
    3. Berperilaku terpuji seperti husnuzzhan, taubat dan raza dan meninggalkan perilaku tercela seperti isyrof, tabdzir dan fitnah
    4. Memahami sumber hukum Islam dan hukum taklifi serta menjelaskan hukum muamalah dan hukum keluarga dalam Islam
    5. Memahami sejarah Nabi Muhammad pada periode Mekkah dan periode Madinah serta perkembangan Islam di Indonsia dan di dunia
    6. 2.  Pendidikan Kewarganegaraan
      1. Memahami hakekat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
      2. Menganalisis sikap positif terhadap penegakan hukum, peradilan nasional, dan tindakan anti korupsi
      3. Menganalisis pola-pola  dan  partisipasi aktif dalam pemajuan, penghormatan serta penegakan HAM baik di Indonesia maupun  di luar negeri
      4. Menganalisis peran dan hak warganegara dan sistem pemerintahan NKRI
      5.  Menganalisis budaya politik demokrasi, konstitusi , kedaulatan negara, keterbukaan dan keadilan di Indonesia
      6. Mengevaluasi hubungan internasional dan sistem hukum internasional
      7. Mengevaluasi sikap berpolitik dan bermasyarakat madani sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
      8. Menganalisis peran Indonesia dalam politik dan hubungan internasional, regional, dan kerja sama global lainnya
      9. Menganalisis sistem hukum internasional, timbulnya konflik internasional, dan mahkamah internasional
  1. 3.  Bahasa Indonesia
    1. Tingkat Semenjana

1)   Mendengarkan

Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan informasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

2)   Berbicara

Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

3)   Membaca

Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

4)   Menulis

Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan penyampaian  informasi dalam bentuk teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

 

b. Tingkat Madia

1)   Mendengarkan

Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan informasi yang berkaitan dengan pekerjaan

2)   Berbicara

Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan pekerjaan

3)   Membaca

Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan pekerjaan

4)   Menulis

Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan penyampaian  informasi dalam bentuk teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan pekerjaan

  1. Tingkat Unggul
    1. Mendengarkan

Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan informasi yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana

  1. Berbicara

Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana

  1. Membaca

Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana

  1. Menulis

Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan penyampaian  informasi dalam bentuk teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhanadengan bahasa Indonesia setara tingkat Unggul

 

  1. 4.    Pendidikan Jasmani dan Olahraga
    1. Mempraktekkan keterampilan permainan dan olahraga dengan menggunakan peraturan
    2. Mempraktekkan rangkaian senam lantai dan irama serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya
    3. Mempraktekkan pengembangan mekanik sikap tubuh, kebugaran jasnani serta aktivitas lainnya
    4. Mempraktekkan gerak ritmik yang meliputi senam pagi, senam aerobik, dan aktivitas lainnya
    5. Mempraktekkan kegiatan dalam air seperti renang, permainan di air dan keselamatan di air
    6. Mempraktekkan kegiatan-kegiatn di luar kelas seperti melakukan perkemahan, penjelajahan alam sekitar, mendaki gunung, dan lain-lain
    7. Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan yang sehat, mengenal berbagai penyakit dan cara mencegahnya serta menghindari narkoba dan HIV
  1. 5.    Seni Budaya
    1. Memahami konsep seni musik dan memahami pentingnya seni musik dalam kehidupan
    2. Menunjukan sikap apresiatif terhadap seni musik
  1. 6.    Bahasa Inggris
    1. Level Novice

1)    Mendengarkan

Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk mendengarkan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

2)    Berbicara

Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan  permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

3)    Membaca

Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

4)    Menulis

Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

 

  1. Level Elementary

1)     Mendengarkan

Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk mendengarkan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan

2)     Berbicara

Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan  permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan

3)     Membaca

Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan

4)     Menulis

Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan

 

  1. Level Intermediate

1)    Mendengarkan

Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk mendengarkan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian

2)    Berbicara

Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan  permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian

3)    Membaca

Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian

4)    Menulis

Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian

 

  1. 7.    Matematika
    1. Memahami konsep operasi bilangan riil serta penerapannya dalam pemecahan masalah
    2. Memahami konsep aproksimasi kesalahan serta penerapannya dalam pemecahan masalah
    3. Memahami sistem persamaan linier, pertidaksamaan linier, dan persamaan kuadrat, serta penerapannya dalam pemecahan masalah
    4. Memahami logika matematik dalam pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor serta penerapannya dalam pemecahan masalah
    5. Memahami konsep matriks dan penerapannya dalam pemecahan masalah yang terkait dengan matriks
    6. Memahami konsep perbandingan, fungsi, persamaan, dan identitas trigonometri dan penerapannya dalam pemecahan masalah
    7. Memahami konsep persamaan fungsi linier dan fungsi kuadrat dan penerapannya dalam pemecahan masalah
    8. Memahami konsep barisan dan deret dan penerapannya dalam pemecahan masalah
    9. Memahami konsep kedudukan, jarak, dan besar sudut dalam ruang dimensi dua dan penerapannya dalam pemecahan masalah
    10. Memahami konsep vektor dan penerapannya dalam pemecahan masalah
    11. Memahami konsep teori peluang dan penerapannya dalam pemecahan masalah
    12. Memahami konsep statistik sederhana dan penerapannya dalam pemecahan masalah
    13. Memahami konsep irisan kerucut dan penerapannya dalam pemecahan masalah
    14. Memahami konsep limit fungsi dan turunan fungsi dan penerapannya dalam pemecahan masalah
    15. Memahami konsep integral dan penerapannya dalam pemecahan masalah
    16. Menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah
    17. Menalar secara kritis dan mengembangkan aktivitas kreatif dalam memecahkan masalah serta mengkomunikasikan ide
    18. Menerapkan Matematika sebagai dasar penguasaan kompetensi produktif dan pengembangan diri

 

  1. 8.      Ilmu Pengetahuan Alam
    1. Mampu mengenali gejala-gejala alam melalui pengamatan langsung dan menafsirkannya untuk kepentingan kehidupan sehari-hari
    2. Mengenali berbagai jenis polusi dan dampaknya terhadap manusia dan lingkungan
    3. Memiliki kesadaran dan mampu berperanserta dalam memelihara, menjaga, dan melestarikan ekosistem lingkungan dan sumber daya alam
    4. Menerapkan IPA sebagai dasar penguasaan kompetensi produktif dan pengembangan diri

 

  1. 9.       Ilmu Pengetahuan Sosial
    1. Memahami konsep-konsep interaksi antarindividu serta interaksi dengan lingkungan masyarakat sekitar
    2. Memahami proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme barat hingga terjadinya kebangkitan nasional
    3. Memahami konsep kebutuhan manusia akan barang serta memahami proses-proses dasar ekonomi dalam rangka pemenuhan kebutuhan
    4. Berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan sosial ekonomi
    5. Memiliki komitmen tinggi terhadap nilai-nilai sosial, budaya, dan kemanusiaan
    6. Mampu berkomunikasi, bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk di tingkat lokal, nasional, dan global.
  1. 10.     Fisika
    1. Memahami prinsip-prinsip pengukuran dan melakukan pengukuran besaran fisika secara  langsung, tidak langsung,  secara cermat, teliti, dan obyektif
    2. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik, kekekalan energi, impuls, dan momentum
    3. Memahami sifat mekanik bahan serta menentukan kekuatan bahan
    4. Mendeskripsikan prinsip dan konsep konservasi kalor sifat gas ideal, fluida dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika serta penerapannya dalam mesin kalor
    5. Menerapkan konsep dan prinsip optik dan gelombang dalam berbagai penyelesaian masalah
    6. Memahami konsep getaran, gelombang, dan bunyi serta penerapannya untuk pemecahan masalah
    7. Menerapkan konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai masalah
    8. Menguasai konsep dasar Fisika yang mendukung secara langsung pencapaian kompetensi program keahliannya
    9. Menerapkan konsep dasar Fisika untuk mendukung penerapan kompetensi program keahliannya dalam kehidupan sehari-hari
    10. Menerapkan konsep dasar Fisika untuk mengembangkan kemampuan program keahliannya pada tingkat yang lebih tinggi
  1. 11.    Kimia
    1. Memahami konsep materi dan perubahannya, fenomena reaksi kimia yang terkait dengan kinetika, kesetimbangan, kekekalan masa dan kekekalan energi
    2. Memahami sifat berbagai larutan asam-basa, larutan koloid, larutan elektrolit-non elektrolit, termasuk cara pengukuran dan kegunaannya
    3. Memahami konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia serta penerapannya dalam fenomena pembentukan energi listrik, korosi logam, dan pemisahan bahan (elektrolisis)
    4. Memahami struktur molekul dan reaksi senyawa organik yang meliputi benzena dan turunannya, lemak, karbohidrat, protein, dan polimer serta kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari
    5. Meningkatkan kesadaran tentang terapan kimia yang dapat bermanfaat dan juga merugikan bagi individu, masyarakat, dan lingkungan serta menyadari pentingnya mengelola dan melestarikan lingkungan demi kesejahteraan masyarakat
    6. Memahami konsep, prinsip, hukum, dan teori kimia serta saling keterkaitannya dan penerapannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan teknologi
    7. Menggunakan pengetahuan dasar kimia dalam kehidupan sehari-hari, dan memiliki kemampuan dasar kimia sebagai landasan dalam mengembangkan kompetensi di masing-masing bidang keahlian.
  1. 12.   Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi
    1. Mampu mengoperasikan komputer PC
    2. Mampu mengoperasikan sistem operasi soft ware
    3. Mampu menggunakan teknologi komputer untuk mengolah data, keperluan sehari-hari serta keperluan yang terkait dengan kebutuhan dunia kerja
    4. Mampu mengoperasikan PC dalam suatu jaringan serta mengoperasikan web design

 

  1. 13.  Kewirausahaan
    1. Mampu mengidentifikasi kegiatan dan peluang usaha dalam kehidupan sehari-hari, terutama yang terjadi di lingkungan masyarakatnya
    2. Menerapkan sikap dan perilaku wirausaha dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakatnya
    3. Memahami sendi-sendi kepemimpinan dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta menerapkan perilaku kerja prestatif dalam kehidupannya
    4. Mampu merencanakan sekaligus mengelola usaha kecil/mikro dalam bidangnya
  1. 14.    Muatan Lokal Bahasa Sunda
    1. Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai bentuk wacana lisan nonsastra berupa pengumuman, berita dan cerita
    2. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan melalui berbicara, bertelepon dan berdialog dalam rangka Bahasa Sunda dengan bahasa yang sesuai
    3. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan sastra melalui membahas atau mendiskusikan isi cerita rakyat/novel
    4. Mampu mengapresiasikan karya sastra
    5. Mampu menuliskan ungkapan gagasan dalam bentuk wacana, narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi dan persuasi
    6. Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai macam wacana lisan sastra berupa cerita rakyat

3.4   Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

 

  1. 1.      Pendidikan Agama Islam

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

Al Qur’an

 

1. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi

1. 1  Membaca QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan Al-Hajj: 51. 2  Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan Al-Hajj: 5

1. 3  Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan Al-Hajj: 5

2. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang keikhlasan dalam beribadah

2. 1  Membaca QS Al An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 52. 2  Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5

2. 3  Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5

 

Aqidah

 

  1. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat-sifatNya dalam Al Asma
3. 1   Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna3. 2   Menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna

3. 3   Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna

Akhlak

 

  1. Membiasakan perilaku terpuji
4. 1   Menyebutkan pengertian perilaku  husnudhan4. 2   Menyebutkan contoh-contoh perilaku husnudhan terhadap Allah, diri sendiri dan sesama manusia

4. 3   Membiasakan perilaku husnudhan dalam kehidupan sehari-hari

Fiqih

 

  1. Memahami sumber hukum Islam, hukum taklifi, dan hikmah ibadah
5. 1   Menyebutkan pengertian, kedudukan dan fungsi Al Qur’an, Al Hadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam5. 2   Menjelaskan pengertian, kedudukan, dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam

5. 3   Menjelaskan pengertian dan  hikmah ibadah

5. 4   Menerapkan hukum taklifi dalam kehidupan sehari-hari

Tarikh dan Peradaban Islam

 

  1. Memahami keteladanan Rasulullah dalam membina umat periode Makkah
6. 1  Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah SAW periode Mekkah6. 2  Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Makkah
Al Qur’an

 

  1. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang demokrasi
7. 1   Membaca QS Ali Imran: 159 dan QS Asy Syura: 387. 2   Menyebutkan arti QS Ali Imran: dan QS Asy Syura: 38

7. 3   Menampilkan perilaku hidup demokratis seperti terkandung dalam QS Ali Imran: dan QS Asy Syura: 38 dalam kehidupan sehari-hari

Aqidah

 

  1. Meningkatkan keimanan kepada Malaikat
8. 1   Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Malaikat8. 2   Menampilkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Malaikat

8. 3   Menampilkan perilaku sebagai cerminan beriman kepada Malaikat dalam kehidupan sehari-hari

Akhlak

 

  1. Membiasakan perilaku terpuji

 

9. 1  Menjelaskan pengertian adab dalam berpakaian, berhias, bertamu, menerima tamu, dan bepergian9. 2  Menampilkan contoh-contoh adab dalam berpakaian, berhias, bertamu, menerima tamu, dan bepergian

9. 3  Mempraktikkan adab dalam berpakaian, berhias, bertamu, menerima tamu, dan bepergian dalam kehidupan sehari-hari

  1. Menghindari perilaku tercela
10. 1  Menjelaskan pengertian  hasud, riya dan aniaya10. 2  Menyebutkan contoh perilaku  hasud, riya,dan aniaya

10. 3  Menghindari perilaku hasud, riya dan aniaya dalam kehidupan sehari-hari

 

Fiqih

 

  1. Memahami hukum Islam tentang infak, zakat, haji dan wakaf

 

11. 1  Menjelaskan perundang-undangan tentang pengelolaan infak, zakat, haji dan wakaf11. 2  Menyebutkan contoh-contoh pengelolaan infak, zakat, haji dan wakaf

11. 3  Membiasakan berinfak

Tarikh dan Peradaban Islam

 

  1. Memahami keteladanan Rasulullah SAW dalam membina umat periode Madinah
12. 1  Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah12. 2  Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Madinah
Al Qur’an

 

  1. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang kompetisi dalam kebaikan
13. 1  Membaca QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 3213. 2  Menjelaskan arti QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32

13. 3  Menampilkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan seperi terkandung dalam QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32

  1. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang perintah menyantuni kaum dhuafa
14. 1  Membaca QS Al Isra:  26–27 dan QS Al-Baqarah: 17714. 2  Menjelaskan arti QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177

14. 3  Menampilkan perilaku menyantuni kaum du’afa seperti terkandung dalam QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177

Aqidah

 

  1. Meningkatkan keimanan  kepada Rasul-rasul Allah
15. 1  Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Rasul-rasul Allah15. 2  Menunjukkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Rasul-rasul Allah

15. 3  Menampilkan perilaku yang mencerminkan  keimanan kepada Rasul-rasul Allah dalam kehidupan sehari-hari

Akhlak

 

  1. Membiasakan berperilaku terpuji
16. 1  Menjelaskan pengertian  taubat dan raja`16. 2  Menampilkan contoh-contoh perilaku taubat dan raja`

16. 3  Membiasakan perilaku bertaubat dan  raja` dalam kehidupan sehari hari

Fiqih

 

  1. Memahami hukum Islam tentang muamalah
17. 1  Menjelaskan asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam17. 2  Memberikan contoh transaksi ekonomi dalam Islam

17. 3  Menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari

Tarikh dan Peradaban Islam
  1. Memahami perkembangan Islam pada abad pertengahan
18. 1  Menjelaskan perkembangan Islam pada  abad pertengahan18. 2  Menyebutkan contoh peristiwa perkembangan Islam pada abad pertengahan
Al Qur’an
  1. Memahami ayat-ayat Al Qur’an tentang perintah menjaga kelestarian lingkungan hidup
19. 1  Membaca QS Ar Rum: 41- 42, QS Al-A’raf: 56-58, dan QS Ash Shad: 2719. 2  Menjelaskan arti QS Ar Rum: 41- 42, QS Al-A’raf: 56-58, dan QS Ash Shad: 27

19. 3  Membiasakan perilaku menjaga kelestarian lingkung-an hidup seperti terkandung dalam  QS Ar Rum: 41- 42, QS Al-A’raf: 56-58, dan QS Ash Shad: 27

Aqidah
  1. Meningkatkan keimanan kepada Kitab-kitab Allah
20. 1  Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Kitab-kitab Allah20. 2  Menerapkan hikmah beriman kepada Kitab-kitab Allah
Akhlak
  1. Membiasakan perilaku terpuji

 

21. 1  Menjelaskan pengertian dan maksud  menghargai karya orang lain21. 2  Menampilkan contoh  perilaku menghargai karya orang lain

21. 3  Membiasakan perilaku menghargai karya orang lain dalam kehidupan sehari-hari

  1. Menghindari perilaku tercela

 

22. 1  Menjelaskan pengertian dosa besar22. 2  Menyebutkan contoh perbuatan dosa besar

22. 3  Menghindari perbuatan dosa besar dalam kehidupan sehari-hari

Fiqih
  1. Memahami ketentuan hukum Islam tentang pengurusan jenazah
23. 1  Menjelaskan tatacara pengurusan jenazah23. 2  Memperagakan tatacara pengurusan jenazah
  1. Memahami khutbah, tabligh, dan dakwah
24. 1  Menjelaskan pengertian khutbah, tabligh, dan dakwah24. 2  Menjelaskan tatacara khutbah, tabligh, dan dakwah

24. 3  Memperagakan khutbah, tabligh, dan dakwah

Tarikh dan Peradaban Islam

 

  1. Memahami perkembangan Islam pada masa modern
25. 1  Menjelaskan perkembangan Islam pada masa modern25. 2  Menunjukkan contoh peristwa perkembangan Islam masa modern
  1. Memahami ayat–ayat Al-Qur’an tentang anjuran bertoleransi
26. 1  Membaca QS Al-Kafiruun, QS Yunus: 40-41, dan QS Al-Kahfi: 2926. 2  Menjelaskan arti QS Al-Kafiruun, QS Yunus: 40-41, dan QS Al-Kahfi: 29

26. 3  Membiasakan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam QS Al-Kafirun, QS Yunus: 40-41, dan QS Al-Kahfi: 29

  1. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang etos kerja
27. 1  Membaca QS Al-Mujadalah: 11 dan QS Al-Jumuah: 9 -1027. 2  Menjelaskan arti QS Al-Mujadalah: 11 dan QS Al-Jumuah: 9-10

27. 3  Mebiasakan beretos kerja seperti terkandung dalam QS Al-Mujadalah: 11, dan QS Al-Jumuah: 9-10

Aqidah
  1. Meningkatkan keimanan kepada Hari Akhir
28. 1  Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir28. 2  Menerapkan hikmah beriman kepada Hari Akhir
Akhlak

 

  1. Membiasakan perilaku terpuji

29. 1  Menjelaskan pengertian adil, ridla, dan amal shaleh29. 2  Menampilkan contoh perilaku adil, ridla, dan amal shaleh

29. 3  Membiasakan perilaku adil, ridla, dan amal shaleh dalam kehidupan sehari-hari

Fiqih
  1. Memahami hukum Islam tentang hukum keluarga
30. 1  Menjelaskan ketentuan hukum perkawinan dalam Islam30. 2  Menjelaskan hikmah perkawinan

30. 3  Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia

Tarikh dan Peradaban Islam

 

  1. Memahami perkembangan Islam di Indonesia
31. 1  Menjelaskan perkembangan Islam di Indonesia31. 2  Menampilkan contoh perkembangan Islam di Indonesia

31. 3  Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di Indonesia

Al Qur’an
  1. Memahami ayat–ayat Al Qur’an tentang pengembangan IPTEK
32. 1  Membaca QS Yunus:101 dan QS Al-Baqarah: 16432. 2  Menjelaskan arti QS Yunus: 101 dan QS  Al-Baqarah: 164

32. 3  Melakukan pengembangan iptek seperti terkandung dalam QS Yunus: 101 dan QS  Al-Baqarah: 164

Aqidah

 

  1. Meningkatkan keimanan kepada qadha’ dan qadar
33. 1  Menjelaskan tanda-tanda keimanan kepada qadha’ dan qadar33. 2  Menerapkan hikmah beriman kepada qadha’ dan qadar
Akhlak

 

  1. Membiasakan perilaku terpuji

 

34. 1  Menjelaskan pengertian dan maksud persatuan dan kerukunan34. 2  Menampilkan contoh perilaku persatuan dan kerukunan

34. 3  Membiasakan perilaku persatuan dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari

  1. Menghindari perilaku tercela
3.5 .1  Menjelaskan pengertian isyrof, tabzir, ghibah, dan fitnah35. 2  Menjelaskan contoh perilaku isyrof, tabzir, ghibah, dan fitnah

35. 3  Menghindari perilaku isyraf, tabzir, ghibah, dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari

Fiqih

 

  1. Memahami hukum Islam tentang waris
36. 1  Menjelaskan ketentuan-ketentuan hukum waris36. 2  Menjelaskan ketentuan hukum waris di Indonesia

36. 3  Menjelaskan contoh pelaksanaan hukum waris di Indonesia

Tarikh dan Peradaban Islam
37. Memahami perkembangan Islam di dunia 37. 1  Menjelaskan perkembangan Islam di dunia37. 2  Memberikan contoh perkembangan Islam di dunia

37. 3  Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di dunia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. 2.         Pendidikan Kewarganegaraan
            Kelas  X/ Semester  1

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

1. Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) 1.1  Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara1.2  Mendeskripsikan hakikat negara dan bentuk-bentuk kenegaraan

1.3  Menjelaskan pengertian, fungsi dan tujuan NKRI

1.4  Menunjukkan semangat kebangsaan, nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

2. Menampilkan sikap positif terhadap sistem hukum dan peradilan nasional  2.1  Mendeskripsikan pengertian sistem hukum dan peradilan nasional2.2  Menganalisis peranan lembaga-lembaga peradilan

2.3  Menunjukkan sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku

2.4  Menganalisis upaya pemberantasan korupsi di Indonesia

2.5  Menampilkan peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia

3. Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan, penghormatan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM)  3.1  Menganalisis upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan  HAM3.2  Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan   HAM di Indonesia

3.3  Mendeskripsikan instrumen hukum dan peradilan internasional  HAM

 

Kelas  X / Semester  2          

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

4. Menganalisis hubungan dasar negara dengan konstitusi  4.1  Mendeskripsikan hubungan   dasar negara dengan konstitusi4.2  Menganalisis substansi konstitusi negara

4.3  Menganalisis kedudukan pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia

4.4  Menunjukkan sikap positif terhadap konstitusi  negara

5. Menghargai  persamaan    kedudukan warga negara dalam berbagai   aspek kehidupan  5.1  Mendeskripsikan kedudukan warga negara dan pewarganegaraan di Indonesia5.2  Menganalisis persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan negara

5.3  Menghargai persamaan kedudukan warga negara   tanpa membedakan ras, agama, gender, golongan, budaya, dan suku

6. Menganalisis sistem politik di Indonesia  6.1  Mendeskripsikan supra struktur dan infra struktur politik di Indonesia6.2  Mendeskripsikan perbedaan sistem politik di berbagai negara

6.3  Menampilkan peran serta  dalam sistem politik di Indonesia

 

 

Kelas   XI/ Semester  3

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

1.  Menganalisis budaya  politik di Indonesia  1. 1 Mendeskripsikan pengertian budaya politik1. 2 Menganalisis tipe-tipe budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indonesia

1. 3 Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi   pengembangan budaya politik

1. 4 Menampilkan peran serta budaya politik   partisipan

2.  Menganalisis budaya demokrasi menuju masyarakat madani 2.1  Mendeskripsikan pengertian dan prinsip-prinsip budaya demokrasi2.2  Mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani

2.3  Menganalisis pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama, orde baru, dan reformasi

2.4  Menampilkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari

3. Menampilkan sikap  keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara  3.1  Mendeskripsikan pengertian dan pentingnya keterbu-kaan dan  keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara3.2  Menganalisis dampak penyelenggaraan pemerintahan yang tidak transparan

3.3  Menunjukkan sikap keterbukaan dan   keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

 

Kelas   XI/ Semester  4

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

4. Menganalisis  hubungan internasional dan organisasi  internasional  4.1 Mendeskripsikan pengertian, pentingnya, dan  sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu negara4.2  Menjelaskan tahap-tahap perjanjian internasional

4.3 Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik

4.4 Mengkaji peranan organisasi internasional (ASEAN, AA,  PBB) dalam meningkatkan hubungan internasional

4.5 Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia

5. Menganalisis sistem hukum dan peradilan internasional  5.1   Mendeskripsikan sistem hukum dan peradilan internasional5.2   Menjelaskan penyebab  timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh Mahkamah Internasional

5.3   Menghargai putusan Mahkamah Internasional

 

Kelas   XII / Semester  5

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

1. Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka 1.1   Mendeskripsikan Pancasila sebagai ideologi terbuka1.2   Menganalisis Pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan

1.3   Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka

2. Mengevaluasi berbagai sistem pemerintahan 2.1  Menganalisis sistem pemerintahan di berbagai negara2.2  Menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan Negara Indonesia

2.3   Membandingkan pelaksanaan sistem pemerintahan yang berlaku di  Indonesia dengan negara lain

Kelas   XII / Semester   6

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

3. Mengevaluasi peranan pers dalam masyarakat demokrasi  3.1       Mendeskripsikan pengertian, fungsi dan peranserta perkem-bangan pers di Indonesia3.2       Menganalisis  pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia

3.3       Mengevaluasi  kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat demokratis di Indonesia

4. Mengevaluasi dampak globalisasi  4.1   Mendeskripsikan  proses, aspek, dan dampak  globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara4.2   Mengevaluasi pengaruh globalisasi terhadap kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia

4.3   Menentukan sikap terhadap pengaruh dan implikasi    globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia

4.4   Mempresentasikan tulisan tentang pengaruh globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia

 

 

  1. 3.      Bahasa Indonesia

 

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

  1. Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat Semenjana
1.1    Menyimak untuk memahami lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yang lazim/baku dan yang tidak1.2    Menyimak untuk memahami informasi lisan dalam konteks bermasyarakat

1.3    Membaca cepat untuk memahami informasi tertulis dalam konteks bermasyarakat

1.4    Memahami informasi tertulis dalam berbagai bentuk teks

1.5    Melafalkan kata dengan artikulasi yang tepat

1.6    Memilih kata, bentuk kata, dan ungkapan yang tepat

1.7    Menggunakan kalimat yang baik, tepat, dan santun

1.8    Mengucapkan kalimat dengan jelas, lancar, bernalar, dan wajar

1.9    Menulis dengan memanfaatkan kategori/kelas kata

1.10 Membuat berbagai teks tertulis dalam konteks bermasyarakat dengan memilih kata, bentuk kata, dan ungkapan yang tepat

1.11 Menggunakan kalimat tanya secara tertulis sesuai dengan situasi komunikasi

1.12 Membuat parafrasa dari teks tertulis

  1. Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat Madia
2.1    Menyimak untuk menyimpulkan informasi yang tidak bersifat perintah dalam konteks bekerja2.2    Menyimak untuk memahami perintah yang diungkapkan atau yang tidak dalam konteks bekerja

2.3    Memahami perintah kerja tertulis

2.4    Membaca untuk memahami makna kata, bentuk kata, ungkapan, dan kalimat dalam konteks bekerja

2.5    Menggunakan secara lisan kalimat tanya/pernyataan dalam konteks bekerja

2.6    Membuat parafrasa lisan dalam konteks bekerja

2.7    Menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi

2.8    Bercakap-cakap secara sopan dengan mitra bicara dalam konteks bekerja

2.9    Berdiskusi yang bermakna dalam konteks bekerja

2.10 Bernegosiasi yang menghasilkan dalam konteks bekerja

2.11 Menyampaikan laporan atau presentasi lisan dalam konteks bekerja

2.12 Menulis wacana yang bercorak naratif, deskriptif, ekspositoris, dan argumentatif

2.13 Meringkas teks tertulis dalam konteks bekerja

2.14 Menyimpulkan isi teks tertulis dalam konteks bekerja

  1. Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat Unggul
3.1   Menyimak untuk memahami secara kreatif teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana3.2   Mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana

3.3   Menulis proposal untuk kegiatan ilmiah sederhana

3.4   Menulis surat dengan memperhatikan jenis surat

3.5   Menulis laporan ilmiah sederhana

 

  1. 4.   Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Kelas X / Semester 1

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

1.   Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana  dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya  1.1   Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar  serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, dan percaya diri**)1.2   Mempraktikkan keterampilan salah satu permainan olahraga beregu bola kecil dengan menggunakan alat dan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat dan percaya diri**)

1.3   Mempraktikkan keterampilan atletik dengan mengguna-kan peraturan yang dimodifikasi  serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, dan percaya diri**)

1.4   Mempraktikkan keterampilan salah satu cabang olahraga bela diri   serta nilai kejujuran, menghargai orang lain, kerja keras dan percaya diri**)

2.   Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan  dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya  2.1   Mempraktikkan latihan kekuatan, kecepatan, daya tahan dan kelentukan untuk kebugaran jasmani dalam bentuk sederhana  serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri2.2   Mempraktikkan tes kebugaran jasmani  serta nilai tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri.

2.3  Mempraktikkan perawatan tubuh agar tetap segar

3.   Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai  dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya  3.1  Mempraktikkan rangkaian  senam lantai dengan menggunakan bantuan  serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, menghargai teman3.2    Mempraktikkan rangkaian senam lantai tanpa alat  serta nilai percaya diri, kerjasama dan tanggung jawab
4.   Mempraktikkan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi yang baik  dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya  4.1   Mempraktikkan keterampilan gerak dasar langkah dan lompat  pada aktivitas ritmik tanpa alat  serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan4.2   Mempraktikkan keterampilan dasar ayunan lengan pada aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak yang benar  serta nilai disiplin, toleransi dan estetika
5.   Mempraktikkan salah satu gaya renang dan loncat indah sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) 5.1   Mempraktikkan keterampilan dasar salah satu gaya renang serta nilai disiplin, keberanian, tanggung jawab, dan kerja keras5.2   Mempraktikkan keterampilan teknik dasar loncat indah dari samping kolam dengan teknik  serta nilai disiplin, keberanian, tanggung jawab, dan kerja kera
6.   Mempraktikkan perencanaan penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas  dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***)  6.1   Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah pantai  serta nilai tanggung jawab,  kerjasama, toleransi, tolong menolong,  melaksanakan keputusan kelompok6.2   Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan kegiatan penjelajahan di pantai  serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolong menolong, keputusan dalam kelompok

6.3   Mempraktikkan keterampilan memilih makanan dan minuman yang sehat

7.  Menerapkan budaya hidup sehat 7.1   Menganalisis bahaya penggunaan narkoba7.2   Memahami berbagai peraturan perundangan tentang narkoba

 

Kelas X/ Semester 2

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

8.   Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana  dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya 8.1  Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi  serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri **)8.2  Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga bola kecil dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi  serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya diri**)

8.3  Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi  serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri **)

8.4  Mempraktikkan keterampilan olahraga bela diri  serta nilai kejujuran, toleransi, kerja keras dan percaya diri**)

9.   Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan  dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya  9.1  Mempraktikkan berbagai bentuk kebugaran jasmani sesuai dengan kebutuhan  serta nilai kejujuran, tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri9.2  Mempraktikkan tes kebugaran dan interpretasi hasil tes dalam menentukan derajat kebugaran  serta nilai kejujuran, semangat, tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri
10. Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai  dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya  10.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dengan menggunakan alat  serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman10.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai tanpa alat  serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman
11. Mempraktikkan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi yang baik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya  11.1  Mempraktikkan kombinasi keterampilan langkah kaki dan ayunan lengan pada aktivitas ritmik berirama tanpa alat  serta nilai disiplin, toleransi, keluwesan dan estetika11.2  Mempraktikkan rangkaian senam irama tanpa alat dengan koordinasi gerak  serta nilai disiplin, toleransi, keluesan dan estetika

 

12. Mempraktikkan keterampilan beberapa gaya renang dan pertolongan kecelakaan di air  dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya*)  12.1  Mempraktikkan kombinasi teknik renang gaya dada, gaya bebas dan salah satu gaya lain  serta nilai disiplin, kerja keras keberanian dan tanggung jawab12.2  Mempraktikkan keterampilan dasar pertolongan kecelakaan di air dengan sistim Resusitasi Jantung dan Paru (RJP)  serta nilai disiplin, kerja keras keberanian dan tanggung jawab
13. Mempraktikkan perencanaan penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas  dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***)  13.1  Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah gunung  serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolong-menolong, dan melaksanakan keputusan dalam kelompok13.2  Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di pegunungan  serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolong menolong, dan melaksanakan keputusan kelompok

13.3  Mempraktikkan keterampilan penjagaan lingkungan yang sehat

14. Menerapkan budaya hidup sehat 14.1  Menganalisis dampak seks bebas14.2  Memahami cara menghindari seks bebas

Kelas XI / Semester 3

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

1.  Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dengan teknik  dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya.  1.1       Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola besar secara sederhana  serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat dan percaya diri **)1.2   Mempraktikkan   keterampilan  teknik bermain salah satu permainan olahraga bola kecil secara sederhana  serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, kerja keras dan percaya diri**)

1.3   Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu nomor atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi  serta nilai kerjasama, kejujuran, kerja keras dan percaya diri **)

1.4   Mempraktikkan   keterampilan teknik penyerangan salah satu permainan olahraga bela diri  serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai orang lain, kerja keras dan percaya diri**)

2.   Mempraktikkan aktivitas pengembangan untuk meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya   dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 2.1   Mempraktikkan berbagai bentuk latihan kelincahan, power dan daya tahan untuk peningkatan kebugaran jasmani  serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri2.2   Mempraktikkan tes untuk  kelincahan, power dan daya tahan dalam kebugaran jasmani  serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri
3.   Mempraktikkan keterampilan senam  dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya  3.1   Mempraktikkan keterampilan rangkaian  senam ke-tangkasan dengan menggunakan alat  serta nilai per-caya diri,kerjasama,tanggungjawab, menghargai teman3.2   Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam ketangkasan tanpa menggunakan alat  serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, menghargai teman
4.   Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi  dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya  4.1   Mempraktikkan keterampilan  aktivitas ritmik tanpa alat  dengan koordinasi gerak lanjutan  serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan dan estetika4.2   Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik menggunakan alat  serta nilai disiplin, toleransi,kerja sama, keluesan dan estetika
5.   Mempraktikkan salah satu gaya renang   dan loncat indah  dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya*)  5.1   Mempraktikkan keterampilan salah satu gaya renang untuk pertolongan serta nilai disiplin, keberanian, kerja sama, dan kerja keras5.2   Metakukan keterampilan loncat indah dari papan satu meter dengan teknik  serta nilai disiplin, keberanian dan kerja keras
6.  Menerapkan budaya hidup sehat 6.1  Memahami bahaya HIV/AIDS6.2  Memahami cara penularan HIV/AIDS

6.3  Memahami cara menghindari penularan HIV/AIDS

 

Kelas XI / Semester 4

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

7.   Mempraktikkan berbagai keterampilan dasar permainan olahraga dengan teknik dan taktik , dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya  7.1  Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar  serta nilai kerjasama, kejujuran,  kerja keras dan  percaya diri **)7.2. Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil  serta nilai kerjasama, kejujuran, kerja keras, toleransi dan percaya diri**)

7.3. Mempraktikkan teknik salah atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi  serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya diri**)

7.4. Mempraktikkan keterampilan  teknik salah satu permainan olahraga bela diri  serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya diri.**)

8.   Meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya   dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya  8.1  Mempraktikkan latihan sirkuit untuk peningkatan kebugaran jasmani  serta nilai tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri8.2  Mempraktikkan peningkatan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan kebugaran jasmani  serta nilai  tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri

8.3  Mempraktikkan tes  untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani  serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri

9.  Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan alat  dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 9.1  Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat lanjutan  serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, menghargai teman9.2  Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan tanpa menggunakan alat  lanjutan  serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman
10. Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi yang baik  dan nilai yang terkandung di dalamnya 10.1 Mempraktikkan koombinasi gerak berirama menggunakan alat dengan koordinasi  serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan10.2 Merangkai aktivitas ritmik menggunakan alat  serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan
11. Mempraktikkan dasar pertolongan kecelakaan di air  dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*)  11.1 Mempraktikkan keterampilan  kombinasi gerakan re-nang serta nilai disiplin, kerja sama serta keberanian11.2 Mempraktikkan keterampilan dasar pertolongan kecelakaan di air dengan sistim Resusitasi Jantung dan Paru (RJP)  serta nilai disiplin dan tanggungjawab

 

12. Mempraktikkan perencanaan dan keterampilan penjela-jahan, dan penyelamatan di alam bebas  dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) 12.1 Mempraktikkan keterampilan merencanakan penjelajahan di perbukitan12.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di perbukitan  serta nilai disiplin, tanggungjawab dan keselamatan
13. Menerapkan budaya hidup sehat 13.1 Memahami cara pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan13.2 Menerapkan pola hidup sehat

 

Kelas XII / Semester 5

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

1.   Mempraktikkan keterampilan permainan olahraga dengan peraturan yang sebenarnya  dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya  1.1  Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar lanjutan  dengan peraturan yang dimodifikasi  serta nilai kerjasama, kejujuran, toleransi, kerja keras dan percaya diri**)1.2  Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil dengan peraturan yang dimodifikasi  serta nilai kerjasama, kejujuran, toeleransi, kerja keras dan percaya diri**)

1.3  Mempraktikkan teknik atletik dengan menggunakan peraturan yang sesungguhnya  serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri **)

1.4  Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bela diri  secara berpasangan dengan peraturan yang sebenarnya  serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai lawan, kerja keras, percaya diri dan menerima kekalahan**)

2.   Mempraktikkan perancangan aktivitas pengembangan untuk peningkatan dan pemeliharaan kebugaran jasmani 2.1  Merancang program latihan fisik untuk pemeliharaan kebugaran jasmani  serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri2.2  Melaksanakan program latihan fisik sesuai dengan prinsip-prinsip latihan yang benar  serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri
3.   Mempraktikkan  rangkaian gerak  senam ketangkasan dengan konsep yang benar dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya  3.1  Mempraktikkan keterampilan gerakan kombinasi rangkaian  senam lantai  serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan  menghargai teman3.2. Mempraktikkan keterampilan gerakan  kombinasi rangkaian senam ketangkasan  serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, dan  menghargai teman
4.   Mempraktikkan satu rangkaian gerak berirama berbentuk aktivitas aerobik secara beregu dengan diiringi musik  dan nilai nilai yang yerkandung di dalamnya 4.1.  Mempraktikkan keterampilan gerak berirama senam aerobik  serta nilai kerjasama, kedisiplinan, percaya diri, keluwesan, dan estetika4.2   Mempraktikkan keterampilan menyelaraskan antara gerak dan irama dengan iringan musik  serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri, keluwesan, dan estetika
5.   Mempraktikkan berbagai gaya renang lanjutan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya*)  5.1   Mempraktikkan keterampilan  renang gaya dada lanjutan  serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian5.2   Mempraktikkan keterampilan  renang gaya bebas lanjutan  serta nilai disiplin, kerja keras  dan  keberanian

5.3   Mempraktikkan keterampilan  renang gaya punggung lanjutan  serta nilai disiplin, kerja keras  dan keberanian

5.4   Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang lanjutan lainnya serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian

Kelas XII / Semester 6

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

6.   Mempraktikkan keterampilan permainan olahraga dengan peraturan dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya  6.1  Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar dengan peraturan yang sebenarnya  serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan, kerja keras dan percaya diri**)6.2  Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil dengan peraturan sebenarya  serta nilai kerjasama, , kejujuran, menerima kekalahan  kerja keras dan percaya diri**)

6.3  Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya  serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan,kerja keras dan percaya diri**)

6.4  Mempraktikkan keterampilan bela diri secara berpasangan dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya  serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**)

7.   Memelihara tingkat kebugaran jasmani yang telah dicapai  dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya 7.1  Mempraktikkan program latihan fisik untuk pemeliharaan kebugaran jasmani7.2  Mempraktikkan membaca hasil tes bedasarkan tabel yang cocok
8.   Mengkombinasikan rangkaian gerakan senam lantai dan senam ketangkasan dengan alat   dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya  8.1  Mempraktikkan rangkaian gerakan senam lantai  serta nilai percaya dirim, tanggung jawab, kerja sama, dan percaya kepada teman8.2. Mempraktikkan rangkaian gerakan senam ketangkasan dengan menggunakan alat  serta nilai percaya diri,  tanggungjawab, kerja sama, dan percaya kepada teman
9.   Mempraktikkan satu rangkaian gerak berirama secara beregu  dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya 9.1  Mempraktikkan rangkaian gerak senam aerobik dengan iringan musik   serta nilai kerjasama, disiplin, keluwesan dan estetika9.2  Mempraktikkan senam irama tradisional sesuai budaya daerah secara berkelompok  serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri, keluwesan dan estetik
10. Mempraktikkan keterampilan penguasaan berbagai teknik gaya renang  dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*)  10.1 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan bermain di air dengan peraturan yang dimodifikasi  serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian10.2 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk estafet sesuai dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian

10.3 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan pertolongan serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian

11. Mengevaluasi kegiatan luar kelas/sekolah  dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) 11.1 Mengevaluasi kegiatan di sekitar sekolah  serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi11.2 Mengevaluasi kegiatan di alam bebas  serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi

11.3 Mengevaluasi kegiatan kunjungan ke tempat-tempat bersejarah  serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi

11.4 Mengevaluasi kegiatan karya wisata  serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi

12. Mempraktikkan budaya hidup sehat 12.1 Mempraktikkan pola hidup sehat12.2 Menampilan perilaku hidup sehat

Keterangan

*)             : Diajarkan sebagai kegiatan pilihan, disesuaikan dengan situasi dan kondisi  sekolah

**)           : Materi pilihan, disesuaikan dengan fasilitas dan peralatan yang tersedia

***)         : Diajarkan sebagai kegiatan yang dapat dilakukan dalam semester 1 dan atau semester 2

Untuk pembinaan peserta didik yang berminat terhadap salah satu atau beberapa cabang tertentu dapat dilakukan melalui kegiatan ekstra kurikuler

 

 

 

  1. 5.      Seni Budaya

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

Seni Musik
  1. Mengapresiasi karya seni musik
1.1   Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik1.2   Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik
  1. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni musik
2.1   Memainkan musik2.2   Mendiskusikan persiapan pertunjukan musik yang diselenggarakan di sekolah

2.3   Mendiskusikan suatu pertunjukan musik

  1. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni tari
3.1  Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi dalam bentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok3.2  Mendiskusikan tari  kreasi yang berbentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok

 

  1. 6.   Bahasa Inggris

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

  1. Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Novice
1. 1  Memahami ungkapan-ungkapan dasar pada interaksi sosial untuk kepentingan kehidupan1. 2  Menyebutkan benda-benda, orang, ciri-ciri, waktu, hari, bulan, dan tahun

1. 3  Mendeskripsikan benda-benda, orang, ciri-ciri, waktu, hari, bulan, dan tahun

1. 4  Menghasilkan tuturan sederhana yang cukup untuk fungsi-fungsi dasar

1. 5  Menjelaskan secara sederhana kegiatan yang sedang terjadi

1. 6  Memahami memo dan menu sederhana, jadwal perjalanan kendaraan umum, dan rambu-rambu lalu lintas

1. 7  Memahami kata-kata dan istilah asing serta kalimat sederhana berdasarkan rumus

1. 8  Menuliskan undangan sederhana

  1. Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Elementary

 

2. 1  Memahami percakapan sederhana sehari-hari baik dalam konteks profesional maupun pribadi dengan orang bukan penutur asli2. 2  Mencatat pesan-pesan sederhana baik dalam interaksi langsung maupun melalui alat

2. 3  Merinci tugas pekerjaan dan latar belakang pendidikan yang dimilikinya secara lisan dan tulisan

2. 4  Menceritakan pekerjaan di masa lalu dan rencana kerja yang akan datang

2. 5  Mengungkapkan berbagai macam maksud hati

2. 6  Memahami instruksi-instruksi sederhana Membuat pesan-pesan pendek, petunjuk dan daftar dengan pilihan kata, ejaan dan tata tulis yang berterima

  1. Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Intermediate

 

3. 1  Memahami monolog yang muncul pada situasi kerja tertentu3. 2  Memahami percakapan terbatas dengan penutur asli

3. 3  Menyajikan laporan

3. 4  Memahami manual penggunaan peralatan

3. 5  Memahami surat-surat bisnis sederhana

3. 6  Memahami dokumen-dokumen teknis

3. 7  Menulis surat bisnis dan laporan sederhana

  1. 7.      Matematika

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

  1. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep operasi bilangan riil dan bilangan kompleks
1. 1   Menerapkan operasi pada bilangan riil dan bilangan kompleks1. 2   Menerapkan operasi pada bilangan berpangkat dan fungsi eksponen

1. 3   Menerapkan operasi pada bilangan irasional

1. 4   Menerapkan konsep logaritma dan fungsi logaritma

  1. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep aproksimasi kesalahan
2. 1   Menerapkan konsep kesalahan pengukuran2. 2   Menerapkan operasi kesalahan pengukuran

2. 3   Menerapkan konsep operasi hasil pengukuran

  1. Memecahkan masalah yang berka-itan dengan fungsi, persamaan fungsi linier dan fungsi kuadrat
3. 1   Mendeskripsikan perbedaan konsep relasi dan fungsi3. 2   Menerapkan konsep fungsi linier

3. 3   Menggambarkan fungsi kuadrat

3. 4   Menerapkan konsep fungsi kuadrat

  1. Menerapkan perbandingan, fungsi, persamaan, dan identitas trigonometri dalam pemecahan masalah
4. 1   Menentukan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut.4. 2   Mengkonversi koordinat kartesius dan koordinat kutub

4. 3   Menerapkan aturan sinus dan kosinus

4. 4   Menentukan luas suatu segitiga

4. 5   Menerapkan rumus trigonometri jumlah dan selisih dua sudut

4. 6   Menyelesaikan persamaan trigonometri

4. 7   Menerapkan konsep fungsi trigonometri

  1. Menentukan kedudukan, jarak, dan besar sudut yang melibatkan titik, garis, dan bidang dalam ruang dimensi dua

 

5. 1   Mengidentifikasi sudut

5. 2   Menentukan keliling bangun datar dan luas daerah bangun datar

5. 3   Menerapkan transformasi bangun datar

  1. Menentukan kedudukan, jarak, dan besar sudut yang melibatkan titik, garis, dan bidang dalam ruang dimensi tiga

6. 1  Mengidentifikasi bangun ruang dan unsur-unsurnya

6. 2  Menghitung luas permukaan bangun ruang

6. 3  Menerapkan konsep volume bangun ruang

6. 4  Menentukan hubungan antar unsur-unsur dalam bangun ruang

  1. Menerapkan konsep irisan kerucut dalam memecahkan masalah

7. 1  Menerapkan konsep lingkaran

7. 2  Menerapkan konsep parabola

7. 3  Menerapkan konsep elips

7. 4  Menerapkan konsep hiperbola

  1. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep matriks
8. 1  Mendeskripsikan macam-macam matriks8. 2  Menyelesaikan operasi matriks

8. 3  Menentukan determinan dan invers

  1. Menerapkan konsep vektor dalam pemecahan masalah

9. 1   Menerapkan konsep vektor pada bidang datar

9. 2   Menerapkan konsep vektor pada bangun ruang

10.Memecahkan masalah berkaitan sistem persamaan dan pertidaksamaan linier dan kuadrat 10. 1 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan linier10. 2 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan kuadrat

10. 3 Menerapkan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat

10. 4 Menyelesaikan sistem persamaan

11. Menyelesaikan masalah program linier 11. 1  Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier11. 2  Menentukan model matematika dari soal ceritera (kalimat verbal)

11. 3  Menentukan nilai optimum dari sistem pertidaksamaan linier

11. 4  Menerapkan garis selidik

12.Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor 12. 1  Mendeskripsikan pernyataan dan bukan pernyataan (kalimat terbuka)12. 2  Mendeskripsikan ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi dan ingkarannya

12. 3  Mendeskripsikan invers, konvers dan kontraposisi

12. 4  Menerapkan modus ponens, modus tollens dan prinsip silogisme dalam menarik kesimpulan

13.Menerapkan konsep barisan dan deret dalam pemecahan masalah

13. 1 Mengidentifikasi pola, barisan, dan deret bilangan

13. 2 Menerapkan konsep barisan dan deret aritmatika

13. 3 Menerapkan konsep barisan dan deret geometri

14. Memecahkan masalah dengan konsep teori peluang

14. 1  Mendeskripsikan kaidah pencacahan, permutasi, dan kombinasi

14. 2  Menghitung peluang suatu kejadian

15. Menerapkan aturan konsep statistik dalam pemecahan masalah

15. 1  Mengidentifikasi pengertian statistik, statistika, populasi, dan sampel

15. 2  Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram

15. 3  Menentukan ukuran pemusatan data

15. 4  Menentukan ukuran penyebaran data

16. Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah 16. 1  Menjelaskan secara intuitif arti limit fungsi di suatu titik dan di tak hingga16. 2  Menggunakan sifat limit fungsi untuk menghitung bentuk tak tentu fungsi aljabar dan trigonometri

16. 3  Menggunakan konsep dan aturan turunan dalam perhitungan turunan fungsi

16. 4  Menggunakan turunan untuk menentukan karakteristik suatu fungsi dan memecahkan masalah

16. 5  Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan ekstrim fungsi dan penafsirannya

 

17. Menggunakan konsep integral dalam pemecahan masalah 17. 1  Memahami konsep integral tak tentu dan integral tentu17. 2  Menghitung integral tak tentu dan integral tentu dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri yang sederhana

17. 3  Menggunakan integral untuk menghitung luas daerah di bawah kurva dan volum benda putar

17. 4  Menerapkan konsep persamaan differensial

17. 5  Menerapkan konsep integral lipat dua

 

  1. 8.         Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA )

 

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

  1. Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan
1. 1  Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik1. 2  Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam abiotik
  1. Memahami polusi dan dampaknya terhadap manusia dan lingkungan
2. 1   Mengidentifikasi jenis limbah2. 2   Mengidentifikasi jenis polusi pada lingkungan kerja

2. 3   Mendeskripsikan dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan

2. 4   Mendeskripsikan cara-cara menangani limbah

  1. Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal
3. 1   Mengidentifikasi komponen ekosistem3. 2   Menjelaskan konsep keseimbangan lingkungan

3. 3   Mendeskripsikan Amdal

  1. Ilmu Pengetahuan Sosial ( IPS )

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

  1. Memahami kehidupan sosial manusia

 

1. 1   Mengidentifikasi interaksi sebagai proses sosial1. 2   Mendeskripsikan sosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian

1. 3   Mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi sosial

  1. Memahami proses kebangkitan nasional

 

2. 1   Menjelaskan proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme Barat, serta pengaruh yang ditimbulkannya di berbagai daerah2. 2   Menguraikan proses terbentuknya kesadaran nasional, identitas Indonesia, dan perkembangan pergerakan kebangsaan Indonesia

 

  1. Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia, kelangkaan dan sistem ekonomi
3. 1   Mengidentifikasi kebutuhan manusia3. 2   Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas

3. 3   Mengidentifikasi masalah pokok ekonomi, yaitu tentang apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi

  1. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan kegiat-an ekonomi konsumen dan produsen termasuk permintaan, penawaran, keseimbangan harga, dan pasar

 

4. 1   Mendeskripsikan berbagai kegiatan ekonomi dan pelaku-pelakunya4. 2   Membedakan prinsip ekonomi dan motif ekonomi

4. 3   Mendeskripsikan peran konsumen dan produsen

4. 4   Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran

4. 5   Menjelaskan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi yang mendasarinya

4. 6   Mendeskripsikan pengertian keseimbangan dan harga

4. 7   Mendeskripsikan berbagai bentuk pasar, barang dan jasa

  1. Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial
5. 1   Mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan5. 2   Menganalisis faktor penyebab konflik sosial dalam masyarakat
  1. Mendeskripsikan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural

 

6. 1   Mendeskripsikan berbagai kelompok sosial dalam masyarakat multikultural6. 2   Mendeskripsikan perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural

6. 3   Mendeskripsikan keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural

  1. Memahami kesamaan dan keberagaman budaya

 

7. 1   Mengidentifikasi berbagai budaya lokal, pengaruh budaya asing, dan hubungan antarbudaya7. 2   Mendeskripsikan potensi keberagaman budaya yang ada di masyarakat setempat dalam kaitannya dengan budaya nasional

7. 3   Mengidentifikasi berbagai alternatif penyelesaian masalah akibat adanya keberagaman budaya

7. 4   Menunjukkan sikap toleransi dan empati sosial terhadap keberagaman budaya

  1. 10.      Fisika

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

  1. Mengukur besaran dan menerapkan satuannya
1.1   Mengukur besaran-besaran pokok dan turunannya
1.2   Menerapkan analisis dimensional dan vektor untuk membantu menyelesaikan persoalan fisika
  1. Memahami konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik
2.1   Memahami konsep gerak sebuah benda titik melalui besaran-besaran fisika yang terkait
2.2   Memahami gerak lurus dengan kecepatan tetap dan gerak lurus dengan percepatan tetap
2.3   Memahami gerak melingkar dengan laju tetap dan gerak melingkar dengan percepatan sudut tetap
2.4   Menggambarkan gerak dalam grafik
2.5   Memahami hukum Newton dan konsep gaya
2.6   Menerapkan hukum Newton untuk gerak lurus berubah beraturan 
  1. Menerapkan gerak translasi, rotasi, dan keseimbangan benda tegar
3.1   Memahami konsep gerak translasi dan rotasi
3.2   Memahami konsep keseimbangan benda tegar
3.3   Menghitung gerak translasi dan rotasi
3.4   Menghitung keseimbangan benda tegar
  1. Menerapkan konsep impuls dan momentum
4.1   Memahami konsep impuls dan hukum kekekalan momentum
4.2   Menerapkan hubungan impuls dan momentum dalam perhitungan
4.3   Menyelesaikan persoalan tumbukan
  1. Menerapkan konsep usaha, energi dan daya
5.1   Memahami konsep usaha, energi dan daya
5.2   Memahami hukum kekekalan energi
5.3   Menghitung usaha, energi dan daya
  1. Menginterpretasikan sifat mekanik bahan
6.1   Memahami konsep elastisitas bahan
6.2   Menguasai hukum Hooke
6.3   Menentukan kekuatan bahan
  1. Menerapkan konsep Fluida
7.1   Memahami hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statik dan dinamik
7.2   Menerapkan hukum-hukum fluida statik dan dinamik dalam kehidupan sehari–hari
  1. Menerapkan konsep suhu dan kalor
8.1    Memahami konsep suhu dan kalor
8.2    Menguasai pengaruh kalor terhadap zat
8.3    Melakukan perhitungan yang berkaitan dengan suhu dan kalor
8.4    Mengenal cara perpindahan kalor
  1. Menerapkan hukum Termodinamika
9.1    Mendeskripsikan sifat–sifat gas ideal dan persamaan keadaan gas
9.2    Memahami hukum-hukum  termodinamika
9.3    Melakukan perhitungan berdasarkan hukum termodinamika untuk berbagai proses
  1. Menerapkan getaran, gelombang, dan bunyi
10.1  Memahami konsep dan prinsip–prinsip gejala gelombang secara umum
10.2  Membedakan jenis-jenis gelombang
10.3  Menerapkan konsep gelombang dalam kegidupan sehari–hari dan teknologi
  1. Menginterpretasikan listrik statis dan dinamis
11.1 Membedakan konsep listrik statis dan dinamis
11.2 Menjelaskan penerapan listrik statis dan dinamis 
  1. Menerapkan konsep listrik arus searah
12.1  Menguasai hukum kelistrikan arus searah
12.2  Menguasai hubungan antara tegangan, hambatan, dan arus
12.3 Menghitung daya dan energi listrik arus searah
  1. Menerapkan konsep magnet dan elektromagnet
13.1 Mengenal gejala kemagnetan
13.2  Menguasai hokum-hukum kemagnetan dan melakukan perhitungan sederhana
13.3  Mengenal penggunaan magnet dan elektromagnet dalam teknologi
  1. Menerapkan konsep listrik arus bolak-balik
14.1  Menguasai hukum kelistrikan arus bolak-balik
14.2  Menguasai hubungan antara tegangan, impedansi, dan arus listrik bolak-balik
14.3  Menghitung daya dan energi listrik arus bolak-balik
  1. Menerapkan prinsip kerja peralatan optik
15.1  Memahami ciri–ciri cermin dan lensa
15.2  Menggunakan hukum pemantulan dan pembiasan cahaya
15.3  Mengenal penggunaan alat–alat optik dalam kehidupan sehari–hari dan teknologi
  1. Memahami gejala dan konsep dalam fisika modern dan radioaktivitas
16.1  Mengenal teori relativitas khusus Einstein dan penerapannya
16.2  Mendeskripsikan gejala-gejala fisis yang mendorong timbulnya konsep-konsep kuantum
16.3  Memahami perkembangan teori atom
16.4  Mengenal inti atom dan gejala radioaktivias
16.5  Memahami penggunaan radioaktivitas dalam kehidupan sehari–hari

 

  1. 11.      Kimia

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

  1. Memahami konsep materi dan perubahannya
1.1    Mengelompokkan sifat dan jenis materi
1.2    Mengelompokkan perubahan materi1.3    Mengklasifikasi materi
  1. Mengidentifikasi struktur atom dan sifat-sifat periodik
2.1    Mendeskripsikan perkembangan teori atom.
2.2    Menginterpretasikan data dalam tabel sistem periodik
  1. Memahami terjadinya ikatan kimia
3.1    Mendeskripsikan terjadinya ikatan ion3.2    Mendeskripsikan terjadinya ikatan kovalen

3.3    Menjelaskan ikatan logam

3.4    Menjelaskan ikatan van der Walls

  1. Memahami konsep penulisan lambang unsur, senyawa dan bentuk molekul, persamaan reaksi dan hukum-hukum dasar kimia

 

4.1    Memahami lambang unsur,  senyawa dan bentuk molekul
4.2    Memahami rumus kimia
4.3    Menuliskan nama senyawa kimia
4.4    Memahami hukum-hukun dasar kimia
  1. Memahami konsep mol dan stoikiometri
5.1    Memahami konsep mol sebagai dasar perhitungan kimia5.2    Memahami stoikiometri
  1. Memahami perkembangan konsep reaksi kimia
6.1.   Mendeskripsikan pengertian umum reaksi kimia
6.2.   Membedakan konsep oksidasi, reduksi dan reaksi lainnya
  1. Memahami konsep larutan
7.1.   Mengidentifikasi dan mengklasifikasi berbagai larutan7.2.   Memahami sifat koligatif larutan

7.3.   Mendeskripsikan teori Asam Basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan

7.4.   Menentukan hidrolisis garam, kelarutan dan hasil kali kelarutan

7.5.   Menggunakan satuan konsentrasi dalam membuat larutan

  1. Memahami konsep larutan elektrolit dan elektrokimia
8.1.   Membedakan larutan elektrolit dan nonelektrolit8.2.   Menerapkan konsep reaksi redoks dalam elektrokimia
  1. Menentukan perubahan entalpi berdasarkan konsep termokimia
9.1.   Menjelaskan entalpi dan perubahan entalpi9.2.   Menentukan perubahan entalpi reaksi

9.3.   Menentukan kalor pembakaran berbagai bahan bakar

10. Memahami konsep kesetimbangan reaksi 10.1  Menguasai reaksi kesetimbangan10.2  Menguasai faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan

10.3  Menentukan hubungan   kuantitatif antara pereaksi dan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan

11. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 11.1  Menentukan laju reaksi dan orde reaksi11.2  Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
12. Memahami senyawa hidrokarbon dan kegunaannya 12.1  Mendeskripsikan kekhasan atom karbon yang membentuk senyawa hidrokarbon12.2  Menggolongkan senyawa hidrokarbon dan turunannya

12.3  Mendeskripsikan kegunaan senyawa hidrokarbon dan turunannya dalam kehidupan manusia

13. Menjelaskan sistem klasifikasi dan kegunaan makromolekul (karbohidrat, lipid, protein dan polimer) 13.1  Menjelaskan karbohidrat, klasifikasi dan penggunaannya13.2  Menjelaskan lipid, klasifikasi dan penggunaannya

13.3  Menjelaskan protein, klasifikasi dan penggunaannya

13.4  Menjelaskan polimer, klasifikasi dan penggunaannya

14. Memahami koloid, suspensi, dan larutan sejati  14.1  Mengidentifikasi koloid, suspensi, dan larutan sejati14.2  Membedakan macam dan sifat koloid

14.3  Menerapkan sistem koloid dalam kehidupan

15. Memahami konsep kimia inti dan radiokimia 15.1  Memahami kimia inti dan radiasi15.2  Memahami radiokimia dan aplikasinya
16. Melakukan pemisahan dan analisis 16.1  Memisahkan zat dari campuran16.2  Menentukan kadar suatu unsur/ senyawa-senyawa

 

 

  1. 12.      Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi ( KKPI )

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

  1. Mengoperasikan PC stand alone
2. 1   Mengoperasikan operasi berbasis teks2. 2   Mengoperasikan operasi berbasis Graphic User Interface (GUI)
  1. Mengoperasikan sistem operasi software
2. 1   Menginstal sistem operasi dan software2. 2   Mengoperasikan software pengolah kata

2. 3   Mengoperasikan software spreadsheet

2. 4   Mengoperasikan software presentasi

2. 5   Mengoperasikan software aplikasi basis data

  1. Mengolah data aplikasi
3. 1   Melakukan entry data aplikasi dengan keyboard3. 2   Melakukan update data dengan utilitas aplikasi

3. 3   Melakukan delete data dengan utilitas aplikasi

3. 4   Melakukan entry data dengan image scanner

3. 5   Melakukan entry data dengan OCR (Optical Character Recognition)

  1. Mengoperasikan PC dalam jaringan
4. 1   Menginstal softwarejaringan4. 2   Mengoperasikan jaringan PC dengan sistem operas
  1. Mengoperasikan web-design
5. 1   Mengoperasikan web-browser5. 2   Mengoperasikan software email client
  1. 13.      Kewirausahaan

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

  1. Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha
1. 1   Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausahawan1. 2   Menerapkan sikap dan perilaku kerja prestatif

1. 3   Merumuskan solusi masalah

1. 4   Mengembangkan semangat wirausaha

1. 5   Membangun komitmen bagi dirinya dan bagi orang lain

1. 6   Mengambil resiko usaha

1. 7   Membuat keputusan

  1. Menerapkan jiwa kepemimpinan
2. 1  Menunjukkan sikap pantang menyerah dan ulet2. 2  Mengelola konflik

2. 3  Membangun visi dan misi usaha

  1. Merencanakan usaha kecil/mikro
3. 1  Menganalisis peluang usaha3. 2  Menganalisis aspek-aspek pengelolaan usaha

3. 3  Menyusun proposal usaha

  1. Mengelola usaha kecil/mikro
4. 1  Mempersiapkan pendirian usaha4. 2  Menghitung resiko menjalankan usaha

4. 3  Menjalankan usaha kecil

4. 4  Mengevaluasi hasil usaha

 


  1. 14.   KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN (TKR)
  2. A.      DASAR KOMPETENSI KEJURUAN

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

  1. Memahami dasar-dasar mesin
1.1    Menjelaskan dasar ilmu statika dan tegangan1.2    Menerangkan komponen/elemen mesin

1.3    Menerangkan material dan kemampuan proses

  1. Memahami proses-proses dasar pembentukan logam
2.1    Menjelaskan proses pengecoran2.2    Menjelaskan proses pembentukan

2.3    Menjelaskan proses pemesinan

  1. Menjelaskan proses-proses mesin konversi energi
3.1    Menjelaskan konsep motor bakar3.2    Menjelaskan konsep motor listrik

3.3    Menjelaskan konsep generator listrik

3.4    Menjelaskan konsep pompa fluida

3.5    Menjelaskan konsep kompresor

3.6    Menjelaskan konsep refrigerasi

  1. Menginterpretasikan gambar teknik
4.1    Menjelaskan standar menggambar teknik4.2    Menggambar perspektif, proyeksi, pandangan dan potongan

4.3    Menjelaskan simbol-simbol kelistrikan

4.4    Membaca wiring diagram

4.5    Menginterpretasikan gambar teknik dan rangkaian

  1. Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja
5.1    Merawat peralatan dan perlengkapan perbaikan di tempat kerja5.2    Menggunakan peralatan dan perlengkapan perbaikan

5.3    Menggunakan fastener

  1. Menggunakan alat-alat ukur (measuring tools)
6.1    Mengidentifikasi alat-alat ukur6.2    Menggunakan alat-alat ukur mekanik

6.3    Menggunakan alat-alat ukur pneumatik

6.4    Menggunakan alat-alat ukur elektrik/elektronik

6.5    Merawat alat-alat ukur

  1. Menerapkan prosedur keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja
7.1    Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)7.2    Melaksanakan prosedur K3

7.3    Mengidentifikasi aspek-aspek keamanan kerja

7.4    Mengontrol kontaminasi

7.5    Mendemonstrasikan pemadaman kebakaran

7.6    Melakukan pengangkatan benda kerja secara manual

7.7    Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP

B. KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN (TKR)

1. TEKNIK KENDARAAN RINGAN (TKR)

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

1    Memperbaiki sistem hidrolik dan kompresor udara 1.1     Mengidentifikasi sistem hidraulik1.2     Memasang sistem hidraulik

1.3     Menguji sistem hidraulik

1.4     Memeliharan sistem hidraulik

1.5     Memelihara kompresor udara dan komponen-komponennya

1.6     Memperbaiki kompresor udara dan komponen-komponennya

2    Melaksanakan prosedur pengelasan, pematrian, pemotongan dengan panas dan pemanasan 2.1    Melaksanakan prosedur pengelasan2.2    Melaksanakan prosedur pematrian

2.3    Melaksanakan prosedur pemotongan dengan panas

2.4    Melaksanakan prosedur pemanasan.

3    Melakukan overhaul sistem pendingin dan komponen– komponennya 3.1    Memelihara/servis sistem pendingin dan komponennya3.2    Memperbaiki sistem pendingin dan komponennya

3.3    Melakukan overhaul sistem pendingin dan komponennya

4    Memelihara/servis sistem bahan bakar bensin 4.1     Memelihara komponen sistem bahan bakar bensin4.2     Memperbaiki komponen sistem bahan bakar bensin.
5    Memperbaiki sistem injeksi bahan bakar diesel 5.1     Memelihara/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel5.2     Memperbaiki komponen injeksi bahan bakar diesel

5.3     Mengkalibrasi Pompa Injeksi.

6    Memeliharaan/servis engine dan komponen-komponen-nya 6.1    Mengidentifikasi komponen-komponen Utama engine6.2    Mengidentifikasi komponen-komponen engine

6.3    Memelihara/servis engine dan komponen-komponennya (engine tune up)

6.4    Melaksanaan pemeliharaan/servis komponen

6.5    Menggunakan pelumas/cairan pembersih

7    Memperbaiki unit kopling dan komponen-komponen sistem pengoperasian 7.1    Memelihara/servis unit kopling dan komponen-komponen sistem pengoperasian7.2    Memperbaiki sistem kopling dan komponennya

7.3    Mengoverhaul sistem kopling dan komponennya.

8    Memelihara transmisi 8.1    Mengidentifikasi transmisi manual dan komponen-komponennya8.2    Mengidentifikasi transmisi otomatis dan komponen-komponennya

8.3    Memelihara transmisi manual dan komponen-komponennya

8.4    Memelihara transmisi otomatis dan komponen-komponennya.

9    Memelihara unit final drive/gardan 9.1    Mengidentifikasi unit final drive; penggerak roda depan, belakang dan Four Wheel drive9.2    Memelihara unit final drive penggerak roda depan

9.3    Memelihara unit final drive penggerak roda belakang

9.4    Memelihara unit final drive penggerak empat roda

10    Memperbaiki poros penggerak roda 10.1     Memelihara/servis poros penggerak roda/drive shaft dan komponen-komponennya10.2     Memperbaiki poros penggerak roda/drive shaft dan komponen-komponennya
11    Memperbaiki roda dan ban 11.1     Mengidentifikasi konstrusksi roda dan ban serta sistem pemasangan11.2     Memeriksa roda

11.3     Memasang ulang roda

11.4     Memeriksa ban

11.5     Memasang ulang ban

11.6     Membalans roda dan ban.

12    Memperbaiki sistem rem 12.1     Memelihara sistem rem dan komponennya12.2     Memperbaiki sistem rem dan komponennya

12.3     Melakukan overhaul sistem rem

13    Memperbaiki sistem kemudi 13.1     Mengidentifikasi berbagai jenis sistem kemudi13.2     Memeriksa kondisi sistem/komponen kemudi

13.3     Memperbaiki berbagai jenis sistem kemudi.

14    Memperbaiki sistem suspensi 14.1     Memeriksa sistem suspensi dan komponen-komponenya14.2     Merawat sistem suspensi dan komponen-komponennya

14.3     Memperbaiki sistem suspensi dan komponen-komponennya.

15    Memelihara baterai 15.1     Menguji baterai15.2     Memperbaiki baterai

15.3     Merawat baterai

15.4     Menjumper baterai

16    Memperbaiki kerusakan ringan pada rangkaian/ sistem kelistrikan, pengaman dan kelengkapan tambahan 16.1     Mengidentifikasi kesalahan sistem/komponen kelistrikan dan pengaman16.2     Memasang sistem pengaman kelistrikan

16.3     Memperbaiki sistem pengaman kelistrikan dan komponennya

16.4     Memasang sistem penerangan dan wiring kelistrikan

16.5     Menguji sistem kelistrikan dan penerangan

16.6     Memperbaiki wiring kelistrikan dan penerangan

16.7     Memasang perlengkapan kelistrikan tambahan

17    Memperbaiki sistem pengapian 17.1     Mengidentifikasi sistem pengapian dan komponennya17.2     Memperbaiki sistem pengapian dan komponennya
18    Memperbaiki sistim starter dan pengisian 18.1     Mengidentifikasi sistem starter18.2     Mengidentifikasi sistem pengisian

18.3     Memperbaiki sistem starter dan komponen-komponennya

18.4     Memperbaiki sistem pengisian dan komponen-komponennya.

19    Memelihara/servis sistem AC (Air Conditioner) 19.1     Mengidentifikasi sistem AC dan komponennya19.2     Melakukan servis sistem AC dan komponennya.

 

15.     Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Muatan Lokal/global

 

  1. 1.   Bahasa Sunda

 

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

1.   Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai bentuk wacana lisan non sastra berupa pengumuman berita dan cerita 1.1   Mendengarkan pengumuman1.2   Mendengarkan berita

1.3   Mendengarkan cerita pengalaman yang disampaikan secara langsung atau melalui rekaman

2.  Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan dan perasaan secara lisan melalui berbicara, bertelepon dan berdialog dalam rangka Bahasa Sunda dengan  bahasa yang sesuai. 2.1   Bercerita2.2   Menelepon

2.3   Berdialog

2.4   Menyampaikan Informasi dari berbagai sumber

3.   Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan sastra melalui membahas atau men-diskusikan isi cerita rakyat/ novel 3.1  Membahas dan atau mendiskusikan isi  cerita rakyat /novel
4.   Mampu mengapresiasi karya sastra 5.4   Mengapresiasi Cerita rakyat5.5   Membaca Ekstensif Teks non sastra dari berbagai sumber
5.  Mampu menuliskan ungkapan gagasan dalam bentuk wacana narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi dan persuasi 5.6   Menulis wacana tentang budaya Sunda5.7   Meringkas teks

 

6.  Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi bergai ragam wacana lisan sastra berupa cerita rakyat 6.1   Mendengarkan cerita6.2   Mengapresiasi pupuh

 

  1. 2.   Pendidikan Lingkungan Hidup

 

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

1.   Memahami konsep dasar lingkungan hidup 1.1  Menjelaskan hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan1.2  Menjelaskan kegiatan yang mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan
2.   Menerapkan nilai-nilai ketertiban, kebersihan dan keindahan dalam kehidupan di rumah, sekolah dan di masyarakat 1.1  Mencintai budaya tertib, budaya bersih dan nilai-nilai keindahan dalam kehidupan.
3.   Membiasakan diri berbudaya tertib pada lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat 3.1  Membiasakan diri tertib pada lingkungan keluarga.3.2  Membiasakan diri tertib pada lingkungan sekolah

3.3  Membiasakan diri tertib pada lingkungan masyarakat

3.4  Membiasakan diri tertib pada lingkungan Kota Bogor

4.   Membiasakan diri berbudaya bersih pada lingkungn keluarga, sekolah dan masyarakat 4.1  Membiasakan diri bersih pada lingkungan keluarga4.2  Membiasakan diri bersih pada lingkungan sekolah

4.3  Membiasakan diri bersih pada lingkungan masyarakat

4.4  Membiasakan diri bersih pada lingkungan Kota Bogor

5.   Menerapkan nilai-nilai keindahan pada lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. 5.1  Memelihara keindahan pada lingkungan keluarga5.2  Memelihara keindahan pada lingkungan sekolah

5.3  Memelihara keindahan pada lingkungan masyarakat

5.4  Memelihara keindahan pada lingkungan Kota Bogor

6.   Menerapkan konsep pembibitan, penanaman, perawatan/ pemeliharaan dan pengawasan lingkungan hidup (P4LH) 6.1  Menerima konsep P4LH6.2  Mencintai jenis-jenis tanaman yang ada di lingkungan sekitar
7.   Melakukan pembibitan tanaman sebagai upaya nyata untuk pengelolaan lingkungan hidup 7.1  Melakukan pembibitan tanaman
8.   Membiasakan diri menanam tanaman di setiap jengkal lahan di rumah, sekolah dan ditempat lain. 8.1  Melakukan penanaman tanaman di lingkungan rumah8.2  Melakukan penanaman tanaman di lingkungan sekolah

8.3  Melakukan penanaman tanaman di lingkungan ditempat lain

9.   Melakukan pemeliharaan/ perawatan setiap aspek lingkungan hidup di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. 9.1  Memelihara tanaman dalam lingkungan keluarga9.2  Memelihara tanaman pada lingkungan sekolah

9.3  Memelihara tanaman pada lingkungan masyarakat

9.4  Memelihara tanaman pada lingkungan Kota Bogor

10. Membiasakan diri berpartisipasi dalam pengawasan terhadap kepatuhan aturan aspek lingkungan hidup di lingkungan  keluarga, sekolah dan masyarakat. 10.1 Membiasakan diri dalam pengawasan tanaman pada lingkungan keluarga10.2 Membiasakan diri dalam pengawasan tanaman pada lingkungan sekolah

10.3 Membiasakan diri dalam pengawasan tanaman pada lingkungan masyarakat

10.4 Membiasakan diri dalam pengawasan tanaman pada lingkungan Kota Bogor

11. Menilai IPTEK dalam pengelolaan lingkungan hidup 11.1 Menyenangi proses pengelolaan Lingkungan Hidup dengan menggunakan IPTEK11.2 Menerima perkembangan IPTEK dalam pengelolaan Lingkungan Hidup
12. Menerapkan IPTEK dalam pengelolaan Lingkungan Hidup 12.1 Melakukan upaya pelestarian lingkungan dengan menggunakan IPTEK12.2 Melakukan pengelolaan dan pemberdayaan sumber aya alam dan energi dengan menggunakan IPTEK

12.3 Melakukan penanganan polusi udara dengan menggunakan IPTEK

12.4 Meniru perkembangan IPTEK dari daerah yang sudah maju

12.5 Membiasakan diri dalam pengelolaan lingkungan hidup dengan menggunakan IPTEK

  1. 3.   Bahasa Jepang

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

1. Memahami wacana lisan berbentuk paparan atau dialog sederhana tentang identitas diri, kehidupan sekolah  1.1  Mengidentifi kasikan bunyi, ujaran (kata, frasa, atau kalimat) dalam suatu wacana dgn mencocokkan dan membedakan secara tepat1.2  Memperoleh  informasi umum dan atau rinci dari berbagai bentuk wacana lisan sederhana secara tepat
  1. Mengungkapkan informasi secara lisan dalam bentuk paparan atau dialog sederhana tentang identitas diri, kehidupan sekolah

 

2.1  Peserta didik mampu menyampaikan berbagai informasi secara lisan dengan lafal yang tepat dalam kalimat sederhana sesuai konteks yang mencerminkan kecakapan berbahasa yang santun dan tepat2.2  Peserta didik mampu melakukan dialog sederhana dengan lancar dan benar yang mencerminkan kecakapan berkomunikasi dengan santun dan tepat
  1. Memahami wacana tulis berbentuk paparan atau dialog sederhana tentang identitas diri, kehidupan sekolah

 

3.1  Mengidentifikasi bentuk dan tema wacana sederhana secara tepat3.2  Memperoleh informasi umum, informasi tertentu dan atau rinci dari wacana tulis sederhana
  1. Mengungkapkan informasi secara tertulis dalam bentuk paparan atau dialog sederhana tentang identitas diri, kehidupan sekolah
4.1  Menulis kata, frasa, dan atau kalimat dengan huruf, ejaan dna tanda baca yang tepat4.2  Mengungkapkan secara tertulis dalam kalimat sederhana sesuai konteks, yang mencerminkan kecakapan menggunakan kata, frasa denga huruf, ejaa, tanda baca dan struktur yang tepat

 


3.5  Kode Kompetensi dan Diagram Ketercapaian Kompetensi

3.5.1  Kode Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan

  1. A.     Dasar KOMPETENSI KEAHLIAN teknik kendaraan ringan

KODE KOMPETENSI

STANDAR KOMPETENSI

020.DKK.01

  1. Memahami dasar-dasar mesin

020.DKK.02

  1. Memahami proses-proses dasar pembentukan logam

020.DKK.03

  1. Menjelaskan proses-proses mesin konversi energi

020.DKK.04

  1. Menginterpretasikan gambar teknik

020.DKK.05

  1. Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja

020.DKK.06

  1. Menggunakan alat-alat ukur (measuring tools)

020.DKK.07

  1. Menerapkan prosedur keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja

 

 

B.    Dasar KOMPETENSI KEAHLIAN teknik kendaraan ringan

KODE KOMPETENSI

STANDAR KOMPETENSI

020.KK.01

  1. Memperbaiki sistem hidrolik dan kompresor udara

020.KK.02

  1. Melaksanakan prosedur pengelasan, pematrian, pemotongan, dengan panas dan pemanasan

020.KK.03

  1. Melakukan overhaul sistem pendingin dan komponen-komponennya

020.KK.04

  1. Memelihara/servis sistem bahan bakar bensin

020.KK.05

  1. Memperbaiki sistem injeksi bahan bakar diesel

020.KK.06

  1. Memeliharaan/servis engine dan komponen-komponennya

020.KK.07

  1. Memperbaiki unit kopling dan komponen-komponen system pengoperasian

020.KK.08

  1. Memelihara transmisi

020.KK.09

  1. Memelihara unit final drive /gardan

020.KK.10

  1. Memperbaiki poros penggerak roda

020.KK.11

  1. Memperbaiki roda dan ban

020.KK.12

  1. Memperbaiki sistem rem

020.KK.13

  1. Memperbaiki sistem kemudi

020.KK.14

  1. Memperbaiki sistem suspensi

020.KK.15

  1. Memelihara baterai

020.KK.16

  1. Memperbaiki kerusakan ringan pada rangkaian/ sistem kelistrikan, pengaman dan kelengkapan tambahan

020.KK.17

  1. Memperbaiki sistem pengapian

020.KK.18

  1. Memperbaiki sistem starter dan pengisian

020.KK.19

  1. Memelihara/servis sistem AC (Air Conditioner)

 

 

3.5.2 Diagram Ketercapaian Kompetensi

Diagram ini menunjukan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit-multi entry yang dapat diterapkan.

3.6 Kalender Pendidikan

Satuan pendidikan dasar dan menengah dapat menyusun kalender pendidikan sesuai dengan kebutuhan daerah, karakteristik sekolah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, dengan memperhatikan kalender pendidikan sebagaimana yang dimuat dalam Standar Isi.

No

Kegiatan

Alokasi Waktu

Keterangan

1.

Minggu efektif belajar Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Digunakan untuk kegiatan pembe-lajaran efektif pada setiap satuan pendidikan

2.

Jeda tengah semester Maksimum 2 minggu Satu minggu setiap semester

3.

Jeda antarsemester Maksimum 2 minggu Antara semester I dan II

4.

Libur akhir tahun pelajaran Maksimum 3 minggu Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran

5.

Hari libur keagamaan 2 – 4 minggu Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif

6.

Hari libur umum/nasional Maksimum 2 minggu Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah

7.

Hari libur khusus Maksimum 1 minggu Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masing-masing

8.

Kegiatan khusus sekolah/madrasah Maksimum 3 minggu Digunakan untuk kegiatan yang diprogramkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengu-rangi jumlah minggu efektif bela-jar dan waktu pembelajaran efektif

        Penetapan kalender pendidikan harus mempertimbangkan :

  1. Permulaan tahun pelajaran adalah adalah bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya.
  2. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional, dan/atau Menteri Agama dalam hal ini terkait dengan hari raya keagamaan, kepala daerah tingkat kabupaten/kota, dan/atau organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus.
  3. Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota dapat menetapkan hari libur serentak untuk satuan-satuan pendidikan.
  4. Kalender pendidikan untuk setiap satuan pendidikan disusun oleh masing-masing satuan pendidikan berdasarkan alokasi waktu sebagaimana tersebut pada dokumen Standar Isi dengan memperhatikan ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah.

Untuk tahun pelajaran 2012/2013 kalender pendidikan SMK Al-Madina Cianjur akan dibuat setelah ketentuan tersebut di atas ditetapkan oleh pemerintah/pemerintah daerah, baik provinsi, maupun pemerintah Kab/Kota Cianjur.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.7  STRUKTUR KURIKULUM KOMPETENSI KEAHLIAN

 

 

IMPLEMENTASI STRUKTUR KURIKULUM DALAM PEMBELAJARAN

KELOMPOK : OTOMOTIF

KOMPETENSI KEAHLIAN: TEKNIK KENDARAAN RINGAN

 

SMK AL-MADINA CIANJUR

 

No

Komponen

DW

Jml Mg

Penyebaran JP/Kelas/Semester

Kelas X

Kelas XI

Kelas XII

1

2

3

4

5

6

Mata Pel. Kode

96

20

20

20

PI

20

16

I

Normatif  

1

Pend. Agama

192

40

40

40

20

40

12

2

PKn

192

40

40

40

20

40

12

3

Bhs.Indonesia

192

40

40

40

20

40

12

4

PJO & K

192

40

40

40

20

40

12

5

Seni Budaya

128

40

40

40

8

Jumlah I

896

200

200

200

88

160

48

II

Adaptif  

1

Bhs. Inggris

440

80

80

100

40

100

40

2

Matematika

516

100

100

120

40

120

36

3

IPA

192

40

40

40

20

40

12

4

Fisika

192

40

40

40

20

40

12

5

Kimia

192

40

40

40

20

40

12

6

IPS

128

40

40

40

8

7

KKPI

202

40

40

40

20

40

22

8

KWU

192

40

40

40

20

40

12

Jumlah II

 

2054

420

420

460

188

420

146

III

Produktif  

 

 

 

 

 

 

 

A.  Dasar Kompetensi Kejuruan  

140

80

10

50

1

Memahami dasar-dasar mesin 020DKK01

20

20

P

 

2

Memahami proses-proses dasar pembentukan logam 020DKK02

20

20

R

 

3

Menjelaskan proses-proses mesin konversi energi 020DKK03

10

10

A

 

4

Menginterpretasikan gambar teknik 020DKK04

10

10

K

 

5

Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja 020DKK05

30

30

T

 

6

Menggunakan alat-alat ukur (measuring tools) 020DKK06

20

20

I

 

7

Menerapkan prosedur keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja 020DKK07

30

30

K

 

B.   Kompetensi Kejuruan  

1044

180

170

240

 

139

190

1

Memperbaiki sistem hidrolik dan kompresor udara 020KK01

19

K

19

2

Melaksanakan prosedur pengelasan, pematrian, pemotongan, dengan panas dan pemanasan 020KK02

80

80

E

 

3

Melakukan overhaul sistem pendingin dan komponen-kompoennya 020KK03

60

60

R

 

4

Memelihara/servis sistem bahan bakar bensin 020KK04

40

J

40

5

Memperbaiki sistem injeksi bahan bakar diesel 020KK05

40

40

A

 

6

Memeliharaan/servis engine dan komponen-komponennya 020KK06

50

 

 

50

7

Memperbaiki unit kopling dan komponen-komponen system pengoperasian 020KK07

60

60

L

 

8

Memelihara transmisi 020KK08

40

A

40

9

Memelihara unit final drive /garden 020KK09

50

50

P

 

10

Memperbaiki poros penggerak roda 020KK10

50

50

A

 

11

Memperbaiki roda dan ban 020KK11

50

50

N

 

12

Memperbaiki sistem rem 020KK12

40

40

G

 

13

Memperbaiki sistem kemudi 020KK13

40

A

 

40

14

Memperbaiki sistem suspensi 020KK14

40

N

 

40

15

Memelihara baterai 020KK15

40

40

16

Memperbaiki kerusakan ringan pada rangkaian/ sistem kelistrikan, pengaman dan kelengkapan tambahan 020KK16

60

60

 

17

Memperbaiki sistem pengapian 020KK17

40

40

 

18

Memperbaiki sistem starter dan pengisian 020KK18

60

60

 

19

Memelihara/servis sistem AC (Air Conditioner) 020KK19

60

 

60

Praktik Kerja Lapangan

125#

-

-

-

500#

 

 

Jumlah III

1184

 

 

 

 

 

 

IV.  Mulok

320

120

88

88

24

 

 

1

Menyetir

64

40

24

2

Bahasa Sunda

64

40

24

3

Pendidikan Ingkungan Hidup

64

40

24

4

Baca Tulis Quran (BTQ)

128

40

40

48

5

V.  Pengembangan Diri*

192

40

40

40

 

40

32

1

Ektra Kurikuler

40

40

40

40

-

40

32

2

Bimbingan Konseling/Bimbingan karier
Jumlah Total

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan:

  1. Praktik di Sekolah = 2 jam, setara dengan 1 jam tatap muka.
  2. Praktik Industri = 4 jam, setara dengan 1 jam tatap muka.
  3. # Pada saat implementasi dalam pembelajaran di DU/DI dikalikan 4.
  4. Hasil pembagian pecahan dibulatkan ke atas, kecuali yang terlalu kecil.
  5. Jumlah total jam pelajaran, untuk kelompok Kesehatan =  3750 jam pelajaran
  6. Pengembangan Diri dilaksanakan di luar struktur.
  7. Implementasi tatap muka jp/me adalah jumlah jam pelajaran nyata.

Perhatikan jumlah pelajaran per minggu harus sesuai dengan jadwal pelajaran harian !

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

SILABUS KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN (TKR)


BAB V

PENGEMBANGAN SILABUS

 

5.1   Pengertian Silabus

Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.

 

5.2   Prinsip-prinsip Pengembangan Silabus

1)   Ilmiah

Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.

 

2)   Relevan

Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spritual peserta didik.

 

3)   Sistematis

Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi.

 

4)   Konsisten  

Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran , sumber belajar, dan sistem penilaian.

 

5)   Memadai

Cakupan indikator, materi pembelajaran kegiatan pembelajaran , sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.

 

6)   Aktual dan Kontekstual

Cakupan indikator, materi pembelajaran kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi.

 

7)   Fleksibel

Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik, pendidik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan kebutuhan masyarakat.

8)   Menyeluruh

Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor).

 

5.3   Langkah-langkah Pengembangan Silabus

Pengembangan silabus  dapat dilakukan oleh para guru secara mandiri atau berkelompok dalam sebuah sekolah atau beberapa sekolah, kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) pada atau Pusat Kegiatan Guru (PKG), dan Dinas Pendidikan.

1)   Disusun secara mandiri oleh guru apabila guru yang bersangkutan mampu mengenali karakteristik siswa, kondisi sekolah dan lingkungannya.

2)   Apabila guru mata pelajaran karena sesuatu hal belum dapat melaksanakan pengembangan silabus secara mandiri, maka pihak sekolah dapat mengusahakan untuk membentuk kelompok guru mata pelajaran untuk mengembangkan silabus yang akan digunakan oleh sekolah tersebut.

3)   Apabila sekolah belum mampu mengembangkan silabus secara mandiri, maka akan bergabung dengan sekolah-sekolah lain melalui forum MGMP/PKG untuk bersama-sama mengembangkan silabus yang akan digunakan oleh sekolah-sekolah dalam lingkup MGMP/PKG setempat.

4)   Dinas Pendidikan setempat dapat memfasilitasi penyusunan silabus dengan membentuk sebuah tim yang terdiri dari para guru berpengalaman di bidangnya masing-masing.

 

Langkah-langkah yang dilakukan dalam Pengembangan Silabus sebagai berikut :

 

1.    Mengkaji Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran sebagaimana tercantum pada Standar Isi, dengan memperhatikan hal-hal berikut:

  1. urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi, tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di SI;
  2. keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran;
  3. keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar antarmata pelajaran.

 

2.  Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi

Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian.

Kata kerja operasional (KKO)  Indikator dimulai dari tingkatan berpikir mudah ke sukar, sederhana ke kompleks, dekat ke jauh, dan dari konkrit ke abstrak (bukan sebaliknya).

Kata kerja operasional pada KD benar-benar terwakili dan teruji akurasinya pada deskripsi yang ada di kata kerja operasional indikator.

 

 

3. Mengidentifikasi Materi Pembelajaran

Mengidentifikasi materi pembelajaran yang menunjang pencapaian kompetensi dasar dengan mempertimbangkan:

a.  potensi peserta didik;

b.  relevansi dengan karakteristik daerah,

c.  tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spritual peserta didik;

d.  kebermanfaatan bagi peserta didik;

e.  struktur keilmuan;

f.   aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran;

g.  relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan; dan

h.  alokasi waktu.

4. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. Pengalaman belajar yang dimaksud dapat terwujud melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Pengalaman belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut.

a.    Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan bantuan kepada para pendidik, khususnya guru, agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional.

b.    Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar.

c.    Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran.

d.    Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar peserta didik, yaitu kegiatan peserta didik dan materi.

 

5.   Penentuan Jenis Penilaian

Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek dan/atau produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri.

Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian.

a.    Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi.

b.    Penilaian menggunakan acuan kriteria; yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran, dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya.

c.    Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih, kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum, serta untuk mengetahui kesulitan siswa.

d.    Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya, program remedi bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan, dan program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan.

e.    Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran. Misalnya, jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan maka evaluasi harus diberikan baik pada proses  misalnya teknik wawancara, maupun produk berupa hasil melakukan observasi lapangan.

 

6.    Menentukan Alokasi Waktu

Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar, keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam.

7.    Menentukan Sumber Belajar

Sumber belajar adalah rujukan, objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran, yang berupa media cetak dan elektronik, nara sumber, serta lingkungan fisik, alam, sosial, dan budaya.

Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.

 

5.4   Unit Waktu Silabus

1)   Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.

2)   Penyusunan silabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan per semester, per tahun, dan alokasi waktu mata pelajaran lain yang sekelompok.

3)   Implementasi pembelajaran per semester menggunakan penggalan silabus sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran dengan alokasi waktu yang tersedia pada struktur kurikulum. Khusus untuk SMK/MAK menggunakan penggalan silabus berdasarkan satuan kompetensi.

 

5.5   Pengembangan Silabus Berkelanjutan

Silabus yang telah disusun bukanlah menjadi final dari suatu rencana yang dijadikan patokan bagi setiap guru dalam kegiatan pembelajaran. Silabus harus senantiasa dikembangkan secara berkelanjutan sesuai dengan perkembangan zaman.

5.6   Komponen dan Format Silabus

5.6.1  Komponen Silabus

Silabus sebagai acuan pengembangan RPP memuat komponen identitas mata pelajaran atau tema pelajaran, SK, KD, indikator pen­capaian kompetensi, ma­teri pembelajaran, kegiatan pembelajaran,  penilaian, alokasi waktu, dan sum­ber belajar.

Silabus dikembangkan oleh satuan pendidikan berdasarkan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lu­lusan (SKL), serta panduan penyusunan Kurikulum SMK. Dalam pelaksanaannya, pengembangan silabus dapat dilakukan oleh para guru secara mandiri atau berkelompok dalam sebuah sekolah/ madrasah atau beberapa sekolah, kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) atau Pusat Kegiatan Guru (PKG), dan Dinas Pendidikan.

 

5.6.2  Format Silabus

Format silabus yang digunakan di SMK Al-Madina Cianjur menggunakan Matriks seperti pada tabel berikut :

SILABUS

NAMA SEKOLAH               :   …………………………………………………………………

MATA PELAJARAN                        :   …………………………………………………………………

KELAS/SEMESTER                        :   …………………………………………………………………

STANDAR KOMPETENSI    :   …………………………………………………………………

KODE KOMPETENSI         :   …………………………………………………………………

ALOKASI WAKTU             :   …………………………………………………………………

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU

SUMBER BELAJAR

TM

PS

PI

KEGIATAN

NILAI PPBKB

 

 

 

     Kepala Sekolah.                                                         Guru Mata Pelajaran ………………………..

…………………………………………                                                ……………………………………………


BAB VI

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

 

6.1   Identitas Mata Pelajaran

Identitas mata pelajaran meliputi: satuan pendidikan, kelas, semester, kompetensi keahlian, mata pela­jaran atau tema pelajaran, dan jumlah pertemuan.

 

6.2   Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Standar kompetensi merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan/atau semester pada suatu mata pelajaran.

Kompetensi dasar adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator kompe­tensi dalam suatu pelajaran.

 

6.3   Indikator Pencapaian Kompetensi

Indikator kompetensi adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan.

 

6.4   Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.

 

6.5   Materi Ajar

Materi ajar memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompe­tensi.

6.6   Alokasi Waktu

Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan un­tuk pencapaian KD dan beban belajar.

 

6.7   Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran digunakan oleh guru untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai kompetensi dasar atau seperangkat indikator yang telah ditetapkan. Pemilihan metode pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap indikator dan kompetensi yang hendak dicapai pada setiap mata pelajaran.

6.8   Kegiatan Pembelajaran

6.8.1   Pendahuluan

Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan un­tuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.

6.8.2   Kegiatan Inti

Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.

6.8.3   Penutup

Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan un­tuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut.

 

6.9   Penilaian Hasil Belajar

Prosedur dan instrumen penilaian proses dan hasil belajar disesuaikan dengan indikator pencapaian kompetensi dan mengacu kepada Standar Penilaian.

 

6.10    Sumber Belajar

Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.

 

 

Fomr RPP

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah               : ……………………………………………

Mata Pelajaran               : ……………………………………………

Kelas/Semester              : ……………………………………………

Kompetensi Keahlian      : ……………………………………………

Pertemuan ke                : ……………………………………………

Alokasi Waktu                : ……………………………………………

———————————————————————————————————————-

Standar Kompetensi       : ………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………….

Kompetensi Dasar          : ………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………….

Indikator

:

ITujuan Pembelajaran

IIMateri  Pembelajaran

IIIMetode Pembelajaran

IVLangkah-langkah Pembelajaran

No.

Langkah Pembelajaran

Nilai PPBKB

Waktu

A.

Kegiatan Awal/Pendahuluan 

B.

Kegitan Inti : (Mengandung Eksplorasi, Elaborasi, dan  Konfirmasi) 

C.

Kegiatan Akhir/Penutup 

VAlat, Bahan dan Sumber

VIPenilaian/Evaluasi 1Tes   :                                                                 Non Tes :  ü  Tes Lisan (formatif)

ü  Tes Lisan/ Wawancara

ü  Tes Tulis ( PG dan atau Uraian)

ü  Tes Tulis Menjodohkan

ü  Tes Tulis Sebab Akibat, dll.

(Pilih Jenis Test dan Tulis Instrumen Tes/Soalnya!)ü  Penilaian Unjuk Kerja

ü  Penilaian Sikap

ü  Penilaian Diskusi

ü  Penilaian Portofolio

ü  Penilaian Laporan dll. 2Jenis Tugas :

ü  Penugasan Terstruktur                    ( PT/ TT)

ü  Tugas Mandiri Tidak Terstruktur (TMTT/KMTT)

TMTT hanya diberikan kepada siswa yang belum tuntas.

3Pedoman Penscoran dan Kunci Jawaban

Mengetahui,

Kepala Sekolah SMK……Cianjur,

Guru Mata Pelajaran……………

……………………………….

…………………………………

 

BAB VII

PENILAIAN PESERTA DIDIK

 

7.1   Prinsif Penilaian

Penilaian hasil belajar peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut.

  1. sahih, berarti Penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur.
  2. objektif, berarti penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai.
  3. adil, berarti periilaiah1idak meriguntungkan -atau merugikan peserta didik karena berkebutuhan khusus serta perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender.
  4. terpadu, berarti penilaian oleh pendidik merupakan salah satu komponen yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran.
  5. terbuka, berarti prosedur penilaian, kriteria penilaian, dan dasar pengambilan keputusan dapat diketahui oleh pihak yang berkepentingan.
  6. menyeluruh dan berkesinambungan, berarti penilaian oleh pendidik mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik Penilaian yang sesuai, untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik.
  7. sistematis, berarti penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah baku.
  8. beracuan kriteria, berarti Penilaian didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan.
  9. akuntabel, berarti penilaian dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur, maupun hasilnya.

 

7.2   Teknik dan Instrumen Penilaian

1)   Penilaian hasil belajar oleh pendidik menggunakan berbagai teknik Penilaian berupa tes, observasi, penugasan perseorangan atau kelompok, dan bentuk lain yang sesuai dengan karakteristik kompetensi dan tingkat perkembangan peserta didik.

2)   Teknik tes berupa tes tertulis, tes lisan, dan tes praktik atUu tes kinerja.

3)   Teknik observasi atau pengamatan dilakukan selama pembelajaran berlangsung dan/atau di luar kegiatan pembelajaran.

4)   Teknik penugasan baik perseorangan maupun kelompok dapat berbentuk tugas rumah dan/atau proyek.

5)   Instrumen penilaian hasil belajar yang digunakan pendidik memenuhi persyaratan (a) substansi, adalah i-nerepresentasikan kompetensi yang dinilai, (b) konstruksi, adalah memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan bentuk instrumen yang digunakan, dan (c) bahasa, adalah menggunakan bahasa yang baik dan benar serta komunikatif sesuai dengan taraf perkembangan peserta didik.

6)   Instrumen penilaian yang digunakan oleh satuan pendidikan dalam bentuk ujian sekolah/madrasah memenuhi persyaratan substansi, konstruksi, dan bahasa, serta memiliki bukti validitas empirik.

7)   Instrumen penilaian yang digunakan oleh pernerintah dalam bentuk UN memenuhi persyaratan substansi, konstruksi, bahasa, dan memiliki bukti validitas empirik serta menghasilkan skor yang dapat diperbandingkan antarsekolah, antardaerah, dan antar tahun.

7.3   Mekanisme dan Prosedur Penilaian

1)   Penilaian hasil belajar pada jenjang pendidikan dasar dan menengah dilaksanakan oleh pendidik, satuan pendidikan, dan pemerintah.

2)   Perancangan strategi penilaian oleh pendidik dilakukan pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana peiaksanaan pembelajaran (RPP).

3)   Ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas dilakukan oleh pendidik di bawah koordinasi satuan pendidikan.

4)   Penilaian hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diujikan pada UN dan aspek kognitif dan/atau aspek psikomotorik untuk kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan oleh satuan pendidikan melalui ujian sekolah/madrasah untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar dan merupakan salah satu persyaratan keiulusan dari satuan pendidikan.

5)   Penilaian akhir hasil belajar oleh satuan pendidikan untuk mata pelajaran kelompok mata pelajaran estetika dan kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan ditentukan melalui rapat dewan pendidik berdasarkan hasil penilaian oleh pendidik.

6)   Penilaian akhir hasil belajar peserta didik kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik berdasarkan hasil penilaian oieh pendidik dengan mempertimbangkan hasil ujian sekolah/madrasah.

7)   Kegiatan ujian sekolah/madrasah dilakukan dengan langkah-langkah: (a) menyusun kisi-kisi ujian, (b) mengembangkan instrumen, (c) melaksanakan ujian, (d) mengolah dan menentukan kelulusan peserta didik dari ujian sekolah/madrasah, dan (e) melaporkan dan memanfaatkan hasil penilaian.

8)   Penilaian akhlak mulia yang merupakan aspek afektif dari kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, sebagai perwujudan sikap dan perilaku beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, dilakukan oleh guru agama dengan memanfaatkan informasi dari pendidik mata pelajaran lain dan sumber lain yang relevan.

9)   Penilaian kepribadian, yang merupakan perwujudan kesadaran dan tanggung jawab sebagai warga masyarakat dan warganegara yang baik sesuai dengan norma dan nilai-nilai luhur yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa, adalah bagian dari penilaian kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian oleh guru pendidikan kewarganegaraan dengan memanfaatkan informasi dari pendidik mata pelajaran lain dan sumber lain yang relevan.

10)  Penilaian mata pelajaran muatan lokal mengikuti penilaian kelompok mata pelajaran yang relevan.

11)  Keikutsertaan dalam kegiatan pengembangan diri dibuktikan dengan surat keterangan yang ditandatangani oleh pembina kegiatan dan kepala sekolah/madrasah.

12)  Hasil ulangan harian diinformasikan kepada peserta didik sebelum diadakan ulangan harian berikutnya. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti pembelajaran remedi.

13)  Hasil penilaian oleh pendidik dan satuan pendidikan disampaikan dalam bentuk satu nilai pencapaian kompetensi mata pelajaran, disertai dengan deskripsi kemajuan belajar.

14)  Kegiatan penilaian oleh pemerintah dilakukan melalui UN dengan langkah-langkah yang diatur dalam Prosedur Operasi Standar (POS) UN.

15)  UN diselenggarakan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) bekerjasama dengan instansi terkait.

16)  Hasil UN disampaikan kepada satuan pendidikan untuk dijadikan salah satu syarat kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan dan salah satu pertimbangan dalam seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya.

17)  Hasil analisis data UN disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan serta pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

7.4   Penilaian Oleh Pendidik

Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara barkesinambungaii, bertujuan untuk memantau proses dan kemajuan belajar peserta didik serta untuk meningkatkan efektivitas kegiatan pembelajaran. Penilaian tersebut meliputi kegiatan sebagai berikut:

1)   menginformasikan silabus mata pelajaran yang di dalamnya memuat rancangan dan kriteria penilaian pads awal semester.

2)   mengembangkan indikator pencapaian KD dan memilih teknik penilaian yang sesuai pads saat menyusun silabus mata pelajaran.

3)   mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian yang dipilih.

4)   melaksanakan tes, pengamatan, penugasan, -dan/atau bentuk lain yang diperlukan.

5)   mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar peserta didik.

6)   mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan peserta didik disertai balikan/komentar yang mendidik.

7)   memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.

8)   melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada pimpinan satuan pendidikan dalam bentuk satu nilai prestasi belajar peserta didik disertai deskripsi singkat sebagai cerminan kompetensi utuh.

9)   melaporkan hasil penilaian akhlak kepada guru Pendidikan Agama dan hasil penilaian kepribadian kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester akhlak dan kepribadian peserta didik dengan kategori sangat balk, balk, atau kurang baik.

7.5   Penilaian Oleh Satuan Pendidikan

Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan dilakukan untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik pada semua mata pelajaran. Penilaian tersebut meliputi kegiatan sebagai berikut:

1)   menentukan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, karakteristik mata pelajaran, dan kondisi satuan pendidikan melalui rapai dewan pendidik.

2)   mengkoordinasikan ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas.

3)   menentukan kriteria kenaikan kelas bagi satuan pendidikan yang meriggunakan sistem paket melalui rapat dewan pendidik.

4)   menentukan kriteria program pembelajaran bagi satuan pendidikan yang mengglinakan sistem kredit semester melalui rapat dewan pendidik.

5)   menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran estetika dan kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani, olah raga dan kesehatan melalui rapat dewan pendidik dengan mempertimbangkan hasil penilaian oleh pendidik.

6)   menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan melalui rapat dewan pendidik dengan mempertimbangkan hasil penilaian oleh pendidik dan nilai hasil ujian sekolah/madrasah.

7)   menyelenggarakan ujian sekolah/madrasah dan menentukan kelulusan peserta didik dari ujian sekolah%madrasah sesuai dengan POS Ujian Sekolah/Madrasah bagi satuan pendidikan penyelenggara UN.

8)   melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orang tua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan.

9)   melaporkan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada divas pendidikan kabupaten/kota.

10)   menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik sesuai dengan kriteria:

  1. menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
  2. memperoleh nilai minimal balk pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; kelompok mata pelajaran estetika; dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.
  3. lulus ujian sekolah/madrasah.
  4. lulus UN.

11)   menerbitkan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) setiap peserta didik yang mengikuti Ujian Nasional bagi satuan pendidikan penyelenggara UN.

12)   menerbitkan ijazah setiap peserta didik yang lulus dari satuan pendidikan bagi satuan pendidikan penyelenggara UN.

 

7.6  Penilaian Oleh Pemerintah

1)    Penilaian hasil belajar oleh pemerintah dilakukan dalam bentuk UN yang bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pads mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.

2)    UN didukung oleh suatu sistem yang menjamin mutu dan kerahasiaan soal serta pelaksanaan yang aman, jujur, dan adil.

3)    Da!am rangka penggunaan hasil UN untuk pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan, Pemerintah menganalisis dan membuat peta days serap berdasarkan hasil UN dan menyampaikan ke pihak yang berkepentingan.

4)    Hasil UN menjadi salah satu pertimbangan dalam pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

5)    Hasil UN digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan kelulusan peserta didik pada seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya.

6)    Hasil UN digunakan sebagai salah satu penentu kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan yang kriteria kelulusannya ditetapkan setiap tahun oleh Menteri berdasarkan rekomendasi BSNP.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s